American Airlines yang Tabrakan dengan Helikopter Militer AS Membawa 60 Penumpang

Kamis, 30 Januari 2025 - 11:41 WIB
loading...
American Airlines yang...
Pesawat American Airlines yang tabrakan dengan helikopter Black Hawk militer AS di atas Washington dilaporkan membawa 60 penumpang. Foto/New York Post
A A A
WASHINGTON - Pesawat American Airlines yang bertabrakan dengan helikopter Black Hawk militer Amerika Serikat (AS) di atas Washington dilaporkan membawa sekitar 60 penumpang.

Tabrakan di udara terjadi dekat Bandara Nasional Ronald Reagan Washington (DCA) pada Rabu malam waktu setempat, yang mendorong penangguhan semua penerbangan dan respons darurat berskala besar.

Administrasi Penerbangan Federal (FAA) mengonfirmasi bahwa sebuah Bombardier CRJ700 milik PSA Airlines—anak perusahaan American Airlines—, yang beroperasi sebagai American Airlines Penerbangan 5342 dari Wichita, Kansas, sedang mendekati Landasan Pacu 33 di Bandara Nasional Ronald Reagan ketika bertabrakan dengan helikopter Sikorsky H-60 Black Hawk sekitar pukul 21.00 malam waktu setempat.

Baca Juga: Pesawat American Airlines Tabrakan dengan Helikopter Militer AS di Atas Washington

Menurut Senator AS Roger Marshall dari Kansas, ada sekitar 60 penumpang di dalam pesawat tersebut.

Bombardier CRJ700 dapat menampung hingga 78 penumpang, dengan awak standar dua pilot dan dua pramugari.

Sedangkan Sikorsky H-60 Black Hawk biasanya membawa awak tiga hingga empat orang, dengan kapasitas untuk mengangkut hingga 11 personel tambahan, tergantung pada konfigurasinya.

Jumlah pasti orang di dalam setiap pesawat dan jumlah korban masih belum jelas.

Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengonfirmasi kecelakaan tersebut, dengan menyatakan bahwa Presiden Donald Trump telah diberi pengarahan.

"Tragisnya, tampaknya sebuah helikopter militer bertabrakan dengan jet regional di Bandara DCA di Washington, DC," kata Leavitt kepada Fox News, Kamis (30/1/2025).

Dia menambahkan bahwa doa dan pikiran pemerintahan Trump menyertai mereka yang terlibat dan mendesak masyarakat untuk mengikuti arahan penegakan hukum.

"Tidak ada kata-kata yang dapat membuat kisah ini lebih mudah diceritakan," kata Senator Marshall dalam pernyataannya di X.

"Doa saya adalah agar Tuhan merangkul setiap korban dan agar Dia terus bersama keluarga mereka," lanjut dia.

Badan Pemadam Kebakaran Washington DC (DC Fire) and Layanan Medis Darurat (EMS) sebelumnya mengatakan di X bahwa sebuah pesawat kecil telah jatuh di Sungai Potomac dekat bandara, dengan kapal pemadam kebakaran dan personel darurat lainnya menanggapi kejadian tersebut.

Departemen Kepolisian Metropolitan (MPD) juga melaporkan kecelakaan udara yang jelas dan mengonfirmasi bahwa beberapa lembaga sedang melakukan operasi pencarian dan penyelamatan di sungai tersebut.

"Operasi pencarian dan penyelamatan multi-lembaga sedang berlangsung di Sungai Potomac setelah kecelakaan pesawat," kata MPD di X.

Departemen tersebut juga mengklarifikasi bahwa bukan helikopternya yang terlibat kecelakaan.

Bandara Washington mengumumkan bahwa semua lepas landas dan pendaratan penerbangan dihentikan karena keadaan darurat. Namun, terminal bandara tetap terbuka untuk penumpang.

Pihak berwenang mendesak masyarakat untuk menghindari area tersebut agar personel darurat dapat melakukan tugas mereka tanpa hambatan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved