Donald Trump Bersiap Teken Perintah Bikin Sistem Rudal Canggih Iron Dome AS

Selasa, 28 Januari 2025 - 11:19 WIB
loading...
Donald Trump Bersiap...
Presiden Donald Trump menyatakan segera menekan perintah eksekutif yang akan memulai pembangunan sistem rudal Iron Dome untuk AS. Foto/Screengrab video USA Today
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump telah bersiap untuk menandatangani perintah eksekutif yang akan memulai pembuatan sistem pertahanan rudal Iron Dome untuk Amerika Serikat (AS).

Sistem pertahanan yang diinginkan Trump itu seperti yang telah digunakan Israel dalam mencegat ribuan roket musuh, namun versinya lebih canggih.

"Kita perlu segera memulai pembangunan perisai pertahanan rudal Iron Dome yang canggih," kata Trump dalam pertemuan kongres Partai Republik di Miami, pada Senin, hari Menteri Pertahanan baru Pete Hegseth mulai menjabat.

Baca Juga: Donald Trump: Saya Perintahkan AS Bangun Sistem Rudal Iron Dome yang Hebat!

“Kita harus memiliki pertahanan yang kuat,” kata Trump di podium. “Dan sebentar lagi, saya akan menandatangani empat perintah eksekutif baru.”

"Yang pertama, jelasnya, adalah segera memulai pembangunan perisai pertahanan rudal Iron Dome yang canggih, yang akan mampu melindungi warga Amerika," lanjut Trump.

Dua perintah lagi, imbuhnya, akan ditujukan untuk menghapus inisiatif keberagaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI). "Dan menyingkirkan ideologi transgender dari militer kita," ujarnya.

Perintah keempat juga akan mengembalikan anggota militer yang diberhentikan karena menolak mematuhi mandat selama pandemi Covid-19. Sekitar 8.000 anggota telah diberhentikan karena alasan tersebut antara Agustus 2021 hingga Januari 2023.

Membangun sistem pertahanan rudal Iron Dome versi AS merupakan janji Trump sebelum dilantik sebagai presiden pada 20 Januari lalu.

Dalam pertemuan massa "Make America Great Again Victory Rally" di Washington DC, Trump saat itu mengatakan: “Saya akan memerintahkan militer kita untuk memulai pembangunan perisai pertahanan rudal Iron Dome yang hebat, yang semuanya akan dibuat di AS."

Trump berulang kali menyuarakan dukungannya terhadap Iron Dome buatan dalam negeri selama kampanye Pemilu 2024, dengan proyek tersebut muncul dalam komitmen pra-Pemilu Partai Republik dan “janji-janji inti” Trump.

Iron Dome asli dikembangkan oleh Rafael Advanced Defense Systems dan Israel Aerospace Industries milik Israel dengan dukungan AS. Perisai tersebut memiliki jangkauan sekitar 70 km.

Untuk ancaman jarak jauh, Israel menggunakan sistem pertahanan seperti David’s Sling dan Arrow 3.

Trump tidak pernah merinci bagaimana dia berencana untuk mengadaptasi konsep Iron Dome untuk AS.

Para pakar mempertanyakan kelayakan untuk meniru Iron Dome yang dikembangkan Israel mengingat perbedaan lokasi geografis kedua negara.

Iron Dome asli dirancang untuk mencegat rudal jarak pendek, sedangkan bagi AS ancaman utamanya berasal dari rudal balistik antarbenua (ICBM).

"Anda tidak dapat mempertahankan seluruh Amerika Serikat. Itu tidak realistis, tidak terjangkau, dan tidak dapat dicapai," kata Jenderal Glen VanHerck, yang baru-baru ini pensiun sebagai kepala Komando Utara AS, kepada ABC News.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina,...
Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan
Rekomendasi
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
Kawin Silang JLR dan...
Kawin Silang JLR dan Chery: Freelander 8 Lahir, Eropa Ketar-ketir!
Berita Terkini
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Infografis
6 Jenis Rudal Iran yang...
6 Jenis Rudal Iran yang Mampu Tembus Iron Dome Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved