Apakah Greenland Bagian dari Denmark? Berikut Sejarah Pulau Terbesar di Bumi Ini
Senin, 27 Januari 2025 - 13:44 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun demikian, Viking tidak mampu bertahan lama di Greenland, dan koloni mereka akhirnya runtuh sekitar abad ke-15 karena faktor perubahan iklim dan kesulitan dalam bertahan hidup di lingkungan yang keras.
Pada awal abad ke-18, Greenland menjadi wilayah yang diperhatikan kembali oleh bangsa Eropa.
Pada tahun 1721, seorang misionaris asal Denmark, Hans Egede, mendirikan pemukiman di Greenland dengan tujuan untuk mengembangkan misi Kristen dan perdagangan. Ini menandai awal dari pengaruh Denmark yang lebih besar di wilayah tersebut.
Pada tahun 1750-an, Greenland secara resmi berada di bawah kontrol Denmark-Norwegia setelah Kerajaan Denmark dan Norwegia bersatu pada 1380.
Namun, setelah Perjanjian Kiel pada tahun 1814, yang mengakhiri aliansi antara Denmark dan Norwegia, Greenland tetap menjadi bagian dari Kerajaan Denmark.
Greenland statusnya berubah pada 1953, saat Denmark mengubah statusnya dari koloni menjadi wilayah administratif yang lebih modern.
Dalam konstitusi baru Denmark, Greenland menjadi bagian dari Kerajaan Denmark namun dengan status wilayah yang lebih otonom dibandingkan sebelumnya.
Pada tahun 1979, Greenland diberikan status otonomi yang lebih besar dengan pembentukan Pemerintahan Greenland yang dipimpin oleh seorang perdana menteri lokal.
Greenland Ditaklukkan Denmark-Norwegia
Pada awal abad ke-18, Greenland menjadi wilayah yang diperhatikan kembali oleh bangsa Eropa.
Pada tahun 1721, seorang misionaris asal Denmark, Hans Egede, mendirikan pemukiman di Greenland dengan tujuan untuk mengembangkan misi Kristen dan perdagangan. Ini menandai awal dari pengaruh Denmark yang lebih besar di wilayah tersebut.
Pada tahun 1750-an, Greenland secara resmi berada di bawah kontrol Denmark-Norwegia setelah Kerajaan Denmark dan Norwegia bersatu pada 1380.
Namun, setelah Perjanjian Kiel pada tahun 1814, yang mengakhiri aliansi antara Denmark dan Norwegia, Greenland tetap menjadi bagian dari Kerajaan Denmark.
Greenland Menjadi Koloni Denmark
Greenland statusnya berubah pada 1953, saat Denmark mengubah statusnya dari koloni menjadi wilayah administratif yang lebih modern.
Dalam konstitusi baru Denmark, Greenland menjadi bagian dari Kerajaan Denmark namun dengan status wilayah yang lebih otonom dibandingkan sebelumnya.
Pada tahun 1979, Greenland diberikan status otonomi yang lebih besar dengan pembentukan Pemerintahan Greenland yang dipimpin oleh seorang perdana menteri lokal.
Lihat Juga :