Ketika Trump Berniat Caplok Greenland dan Kanada, Californa Ingin Merdeka dari AS

Minggu, 26 Januari 2025 - 14:06 WIB
loading...
A A A
Jika itu terjadi, hal tersebut akan memicu “mosi tidak percaya terhadap Amerika Serikat” dan “ekspresi keinginan rakyat California” untuk menjadi negara merdeka.

Kemudian, sebuah komisi beranggotakan 20 orang akan dibentuk untuk mempelajari kelayakan California beroperasi sebagai negara merdeka pada tahun 2027 dan menerbitkan laporan pada tahun berikutnya.

Kemudian pertanyaan tersebut akan muncul di surat suara pada tahun 2028.

Jika disetujui, gerakan tersebut akan menyatakan "mosi tidak percaya terhadap Amerika Serikat"— tanpa mengubah pemerintahan negara bagian atau hubungannya dengan AS.

Langkah itu juga menyerukan agar bendera AS diturunkan dari semua gedung di California.

Rencana pemisahan diri tersebut diperkenalkan oleh Marcus Evans, seorang aktivis politik yang bermarkas di Fresno, menurut pihak Sekretaris Negara Bagian California.

Evans tidak berhasil mendorong negara bagian California untuk memisahkan diri dari AS pada masa jabatan pertama Presiden Trump.

“Kami percaya bahwa sekarang adalah waktu terbaik untuk Calexit—sekarang kami berada dalam posisi yang lebih baik untuk mewujudkan Calexit dibandingkan pada tahun 2016,” katanya kepada CBS News, yang dilansir Minggu (26/1/2025).

Menurut CBS News, skema tersebut akan menghabiskan biaya negara bagian sedikitnya USD10 juta, dan USD2 juta per tahun untuk mengoperasikan komisi tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
AS Klaim Perjanjian...
AS Klaim Perjanjian Damai dengan Iran Diteken Hari Ini, Teheran: Tak  Akan Terjadi!
Rekomendasi
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Disambut Antusias, Jakarta Jadi Kota Terakhir Seleksi
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved