Donald Trump Kirim Bom Penghancur Bunker MK-84 yang Beratnya 1 Ton ke Israel
Minggu, 26 Januari 2025 - 10:46 WIB
loading...
A
A
A
AS telah lama menjadi pemasok bantuan militer bagi Israel, termasuk amunisi berpemandu presisi dan persenjataan canggih.
Washington menghentikan pengiriman bom MK-84 pada Mei 2024 karena kekhawatiran tentang penggunaannya di daerah padat penduduk, seperti kota Rafah di Gaza selatan, tempat banyak warga sipil Palestina berlindung.
Pada Juli 2024, pengiriman bom seberat 500 pound dilanjutkan setelah upaya lobi yang signifikan dari pejabat Israel.
Bom seberat 2.000 pound, yang juga dikenal sebagai “penghancur bunker”, dianggap sangat merusak dan tetap diblokir di bawah pemerintahan Biden. Pembatasan tersebut membebani hubungan AS-Israel dan memicu kritik dari Israel dan komunitas Yahudi di AS.
Pejabat Israel dilaporkan membahas pencabutan pembatasan amunisi berat dengan pemerintahan Trump terkait tercapainya gencatan senjata dan kesepakatan pertukaran sandera-tahanan dengan Hamas.
Mike Herzog, duta besar Israel untuk AS yang akan segera lengser, memuji peran Trump dalam memfasilitasi kesepakatan tersebut, dengan mencatat bahwa AS telah mendapatkan konsesi dari kedua belah pihak untuk memajukan kesepakatan tersebut.
Washington menghentikan pengiriman bom MK-84 pada Mei 2024 karena kekhawatiran tentang penggunaannya di daerah padat penduduk, seperti kota Rafah di Gaza selatan, tempat banyak warga sipil Palestina berlindung.
Pada Juli 2024, pengiriman bom seberat 500 pound dilanjutkan setelah upaya lobi yang signifikan dari pejabat Israel.
Bom seberat 2.000 pound, yang juga dikenal sebagai “penghancur bunker”, dianggap sangat merusak dan tetap diblokir di bawah pemerintahan Biden. Pembatasan tersebut membebani hubungan AS-Israel dan memicu kritik dari Israel dan komunitas Yahudi di AS.
Pejabat Israel dilaporkan membahas pencabutan pembatasan amunisi berat dengan pemerintahan Trump terkait tercapainya gencatan senjata dan kesepakatan pertukaran sandera-tahanan dengan Hamas.
Mike Herzog, duta besar Israel untuk AS yang akan segera lengser, memuji peran Trump dalam memfasilitasi kesepakatan tersebut, dengan mencatat bahwa AS telah mendapatkan konsesi dari kedua belah pihak untuk memajukan kesepakatan tersebut.
Lihat Juga :