Hamas dan Jihad Islam: Israel Kalah di Gaza sehingga Gelar Agresi di Tepi Barat
Rabu, 22 Januari 2025 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
JIhad Islam menyerukan kepada rakyat Palestina di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki untuk menghadapi kampanye kriminal ini dengan segala cara dan metode, menggagalkan tujuannya, dan mengonsolidasikan kekalahan musuh di Tepi Barat dan di Gaza.
Baca Juga: Ambisi dan Mimpi Donald Trump
Sementara itu, pemimpin biro politik Hamas di Tepi Barat yang diduduki, Zaher Jabarinm mengungkapkan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengintensifkan agresi terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki setelah gencatan senjata di Gaza mulai berlaku karena ia ingin terus berjuang untuk tetap berkuasa.
"Satu-satunya tujuan Netanyahu adalah membunuh lebih banyak warga Palestina," tambah Jabarin.
Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Jabarin menekankan bahwa rakyat Palestina bersatu di Gaza dan mematahkan keinginan para penjahat dan akan melanjutkan perlawanan karena mereka tidak punya pilihan lain.
“Semua orang yang berada di bawah pendudukan akan melawan untuk meraih kebebasan, dan kami akan melawan pendudukan bahkan jika kami tidak punya apa-apa lagi selain batu dan kami tidak akan [menyerah],” tambahnya.
Baca Juga: Ambisi dan Mimpi Donald Trump
Sementara itu, pemimpin biro politik Hamas di Tepi Barat yang diduduki, Zaher Jabarinm mengungkapkan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengintensifkan agresi terhadap warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki setelah gencatan senjata di Gaza mulai berlaku karena ia ingin terus berjuang untuk tetap berkuasa.
"Satu-satunya tujuan Netanyahu adalah membunuh lebih banyak warga Palestina," tambah Jabarin.
Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Jabarin menekankan bahwa rakyat Palestina bersatu di Gaza dan mematahkan keinginan para penjahat dan akan melanjutkan perlawanan karena mereka tidak punya pilihan lain.
“Semua orang yang berada di bawah pendudukan akan melawan untuk meraih kebebasan, dan kami akan melawan pendudukan bahkan jika kami tidak punya apa-apa lagi selain batu dan kami tidak akan [menyerah],” tambahnya.
Lihat Juga :