3 Metode Pengamanan Pelantikan Donald Trump, Meminimalisir Ancaman Langsung Jadi Prioritas
Senin, 20 Januari 2025 - 15:45 WIB
loading...
A
A
A
Pergerakan presiden pada Hari Pelantikan akan menjadi fokus khusus bagi para perencana. Dari pengambilan sumpah di dalam Gedung Capitol AS hingga acara perayaan yang mungkin dihadiri Trump, setiap gerakan pada hari itu akan menerapkan langkah-langkah mitigasi keamanan Secret Service.
Di bawah naungan Secret Service NSSE dan melalui dedikasi personelnya, pelantikan pada hari Senin seharusnya menjadi acara yang terencana dengan baik dan aman meskipun ada ancaman lingkungan yang bersejarah.
Baca Juga: Donald Trump Disebut Bakal Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia
Garda Nasional AS mengatakan akan mengerahkan 8.000 anggota militer dari sekitar 40 negara bagian ke Washington untuk mendukung pelantikan presiden ke-60 Donald Trump.
Pasukan dari Garda Nasional AS di Connecticut, Virginia, dan Pennsylvania menyiapkan perimeter keamanan di sekitar Galeri Seni Nasional di kota itu pada hari Sabtu menjelang pelantikan Trump pada hari Senin. Keamanan perimeter akan mencakup pengaturan lalu lintas dan patroli stasiun metro.
Sebelumnya pada hari Sabtu, sebelum Trump tiba di ibu kota AS, ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan untuk memperjuangkan hak-hak perempuan, keadilan rasial, dan tujuan lain yang mereka yakini terancam oleh pemerintahan yang akan datang.
Pawai protes serupa meskipun jauh lebih besar terjadi pada tahun 2017, menjelang pelantikan pertama Trump.
Demonstrasi terhadap presiden baru kali ini jauh lebih kecil, karena banyak pemilih progresif yang dilanda perasaan lelah, kecewa, dan putus asa setelah kekalahan Wakil Presiden Kamala Harris dalam pemilihan umum November.
Banyak aktivis berbagi bahwa gerakan hak-hak perempuan tampak lebih terpecah setelah kemenangan Trump melawan Harris.
Hari Pelantikan pada dasarnya adalah upacara tradisional untuk menandai pelantikan presiden baru dan pindah ke Gedung Putih. Namun, Trump berjanji untuk menandatangani setumpuk perintah eksekutif mulai dari hari pertamanya menjabat.
Pelantikan presiden biasanya dilakukan di tangga Capitol. Namun, keputusan menit terakhir untuk memindahkan upacara di dalam ruangan dibuat setelah suhu beku diperkirakan terjadi di Washington.
Matt McCool, kepala kantor lapangan Dinas Rahasia di Washington, mengatakan kepada ABC News bahwa jika ada potensi ancaman, ancaman tersebut akan diredam oleh rencana keamanan yang ekstensif dari badan tersebut.
Di bawah naungan Secret Service NSSE dan melalui dedikasi personelnya, pelantikan pada hari Senin seharusnya menjadi acara yang terencana dengan baik dan aman meskipun ada ancaman lingkungan yang bersejarah.
Baca Juga: Donald Trump Disebut Bakal Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia
2. 8.000 Pasukan Garda Revolusi Nasional Diterjunkan
Menjelang pelantikan Trump pada hari Senin, Garda Nasional AS menyiapkan perimeter keamanan di Washington di tengah protes untuk hak-hak perempuan dan keadilan rasial.Garda Nasional AS mengatakan akan mengerahkan 8.000 anggota militer dari sekitar 40 negara bagian ke Washington untuk mendukung pelantikan presiden ke-60 Donald Trump.
Pasukan dari Garda Nasional AS di Connecticut, Virginia, dan Pennsylvania menyiapkan perimeter keamanan di sekitar Galeri Seni Nasional di kota itu pada hari Sabtu menjelang pelantikan Trump pada hari Senin. Keamanan perimeter akan mencakup pengaturan lalu lintas dan patroli stasiun metro.
Sebelumnya pada hari Sabtu, sebelum Trump tiba di ibu kota AS, ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan untuk memperjuangkan hak-hak perempuan, keadilan rasial, dan tujuan lain yang mereka yakini terancam oleh pemerintahan yang akan datang.
Pawai protes serupa meskipun jauh lebih besar terjadi pada tahun 2017, menjelang pelantikan pertama Trump.
Demonstrasi terhadap presiden baru kali ini jauh lebih kecil, karena banyak pemilih progresif yang dilanda perasaan lelah, kecewa, dan putus asa setelah kekalahan Wakil Presiden Kamala Harris dalam pemilihan umum November.
Banyak aktivis berbagi bahwa gerakan hak-hak perempuan tampak lebih terpecah setelah kemenangan Trump melawan Harris.
Hari Pelantikan pada dasarnya adalah upacara tradisional untuk menandai pelantikan presiden baru dan pindah ke Gedung Putih. Namun, Trump berjanji untuk menandatangani setumpuk perintah eksekutif mulai dari hari pertamanya menjabat.
Pelantikan presiden biasanya dilakukan di tangga Capitol. Namun, keputusan menit terakhir untuk memindahkan upacara di dalam ruangan dibuat setelah suhu beku diperkirakan terjadi di Washington.
3. Meminimalisir Ancaman
"Tidak ada ancaman langsung yang aktif" terhadap upacara pelantikan presiden pada hari Senin, kata koordinator utama Dinas Rahasia Amerika Serikat kepada ABC News.Matt McCool, kepala kantor lapangan Dinas Rahasia di Washington, mengatakan kepada ABC News bahwa jika ada potensi ancaman, ancaman tersebut akan diredam oleh rencana keamanan yang ekstensif dari badan tersebut.
Lihat Juga :