Houthi ke Israel: Kembalilah ke Negara Asalmu; Kami Tidak Akan Tinggalkan Gaza Sendirian

Senin, 06 Januari 2025 - 14:30 WIB
loading...
Houthi ke Israel: Kembalilah...
Houthi mengancam Israel dan akan terus membela Gaza. Foto/Press TV
A A A
GAZA - Seorang anggota tingkat tinggi gerakan perlawanan rakyat Yaman, Ansarullah atau dikenal dengan Houthi , Hizam al-Assad menyarankan para pemukim ilegal di wilayah Palestina yang diduduki untuk meninggalkan wilayah tersebut dan kembali ke tempat asal mereka karena Yaman tidak akan menghentikan operasi balasan anti-Israel.

Hizam al-Assad, anggota Biro Politik Ansarullah, menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah posting di X pada Senin.

“Siapa pun yang ingin tidur dengan nyaman harus pergi ke Siprus atau negara mereka sendiri,” katanya, dilansir Press TV.

Pejabat itu menegaskan bahwa Houthi akan mempertahankan serangan pro-Palestina mereka selama rezim Israel terus melancarkan perang genosida terhadap Jalur Gaza, dan tidak menghentikan serangan yang telah dilancarkannya terhadap Yaman untuk mencoba menghentikan operasi negara Jazirah Arab itu.

"Kami tidak akan meninggalkan Gaza sendirian," katanya.

Assad juga memperingatkan AS dan rezim Israel tentang konsekuensi mengerikan dari agresi mematikan mereka yang berkelanjutan terhadap negara Jazirah Arab itu.

Baca Juga: Profil Eli Cohen, Legenda Mossad yang Digantung di Depan Umum oleh Suriah

Pejabat itu sebelumnya menggarisbawahi bahwa rezim itu akan terus menghadapi serangan militer mendadak dari pihak pasukan Yaman selama mempertahankan pendekatan agresifnya terhadap negaranya.

"Operasi militer kami akan terus menargetkan jantung wilayah yang diduduki," katanya.

“Kejutan-kejutan ini akan berlangsung hingga rezim menghentikan agresi dan pengepungannya terhadap Gaza,” Assad mencatat, merujuk pada blokade yang dikerahkan Tel Aviv terhadap wilayah pesisir itu.

Houthi mulai melancarkan operasi mereka terhadap target-target Israel pada Oktober 2023 untuk mendukung Jalur Gaza dan Lebanon, yang masing-masing telah dilanda perang genosida dan serangan mematikan yang meningkat oleh rezim Israel.

Houthi menembakkan rudal ke bagian utara wilayah Palestina yang diduduki, mengenai target yang dituju secara akurat.

Serangan yang berhasil itu didahului dan diikuti oleh agresi mematikan yang meningkat oleh rezim dan Amerika Serikat, sekutu terbesarnya, terhadap wilayah Yaman.

Pasukan tersebut telah menanggapi dengan meningkatkan serangan mereka terhadap target-target strategis dan sensitif Israel dan Amerika, termasuk kapal perang dan kapal induk AS yang dikerahkan di lepas pantai Yaman.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Dipicu Kudeta 2021,...
Dipicu Kudeta 2021, Perang Saudara Myanmar Renggut Lebih dari 100 Ribu Jiwa
Keji! Israel Bunuh Kiper...
Keji! Israel Bunuh Kiper Tim Sepak Bola Palestina
Rekomendasi
Bintang Senegal Boikot...
Bintang Senegal Boikot Timnas Usai Tersingkir Dramatis di Piala Dunia 2026
UEFA Tolak Aturan Kartu...
UEFA Tolak Aturan Kartu Merah Pemain Tutup Mulut
PLN EPI Dorong Bioenergi...
PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved