Untuk Apa Jerman Borong Uranium dari Rusia?

Minggu, 05 Januari 2025 - 01:10 WIB
loading...
Untuk Apa Jerman Borong...
Jerman memborong uranium dari Rusia. Foto/X/Sputnik
A A A
MOSKOW - Jerman secara drastis meningkatkan impor uraniumnya dari Rusia pada tahun 2024, mendatangkan 60,8 ton, lonjakan 70% dari tahun sebelumnya.

Itu terungkap dalam laporan baru dari Der Spiegel.

Temuan tersebut didasarkan pada data dari Kementerian Lingkungan Hidup, Energi, dan Perlindungan Iklim Niedersachsen.

Uranium sedang diproses di fasilitas Advanced Nuclear Fuels di Lingen, yang beroperasi di bawah kepemilikan Prancis melalui Framatome, sebuah divisi dari raksasa energi EDF. Pabrik tersebut bersiap untuk memproduksi sel bahan bakar nuklir khusus untuk reaktor WWER rancangan Soviet yang masih beroperasi di Eropa Timur. Pembangkit listrik ini secara historis bergantung pada sel bahan bakar buatan Rusia.

Pemerintah Jerman mencatat bahwa impor uranium dari Rusia tidak dikenakan sanksi di seluruh UE yang dijatuhkan kepada Moskow.

Baca Juga: Ini 7 Suku Terbesar di Asia, Nomor 5 Jawa

“Saat ini tidak ada embargo impor atau ekspor Uni Eropa terhadap Rusia untuk bahan bakar nuklir untuk penggunaan damai,” kata Kementerian Federal untuk Lingkungan Hidup, Konservasi Alam, Keselamatan Nuklir, dan Perlindungan Konsumen.

UE telah lama memperdebatkan sanksi terhadap sektor nuklir Rusia sebagai bagian dari upayanya untuk memutuskan hubungan energi dengan Moskow. Namun, pembatasan tersebut tidak pernah terwujud, karena telah ditentang keras oleh beberapa negara UE – yaitu Hongaria dan Slovakia – yang bergantung pada kerja sama energi nuklir dengan Rusia.

Bulan lalu, komisaris energi baru blok tersebut, Dan Jorgensen, mengakui bahwa UE telah gagal mengatasi ketergantungannya pada energi Rusia dan mendesak rencana baru untuk membatasi pasokan minyak, gas, dan bahan bakar nuklir dari negara tersebut.

"Jelas bagi semua orang bahwa sesuatu yang baru perlu terjadi karena... sekarang semuanya mulai bergerak ke arah yang salah," kata Jorgensen, yang berjanji untuk menyajikan "peta jalan konkret yang akan mencakup alat dan cara yang efisien bagi kita untuk memecahkan bagian yang tersisa dari masalah tersebut."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Uruguay vs Cape Verde...
Uruguay vs Cape Verde 2-2: Tiket Fase Gugur Ditentukan di Laga Pemungkas
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Berita Terkini
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Infografis
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved