AS Kirim Konvoi Terbesar ke Suriah sejak Jatuhnya Assad

Rabu, 01 Januari 2025 - 07:19 WIB
loading...
AS Kirim Konvoi Terbesar...
AS perkuat militernya di Suriah setelah Bashar al-Assad tumbang. Foto/anadolu
A A A
DAMASKUS - Koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) telah mengirim konvoi senjata dan pasokan logistik terbesar untuk pasukannya di Suriah sejak jatuhnya pemerintahan Presiden Bashar Assad awal bulan ini.

Al-Arabiya dan Al-Hadath melaporkan, sekitar 60 truk bermuatan telah memasuki negara itu dari Irak melalui perbatasan al-Waleed, menurut laporan yang diterbitkan pada hari Senin (30/12/2024).

“Konvoi itu menuju pangkalan koalisi di provinsi Al-Hasakah dan Deir ez-Zor di Suriah,” ungkap laporan itu.

“Lebih banyak senjata dan pasokan sedang dikirim ke pasukan koalisi di tengah meningkatnya gerakan militer AS, termasuk pengerahan kendaraan lapis baja dan pasukan di dalam dan sekitar kota Deir ez-Zor, Raqqa dan Kobani,” papar Al-Arabiya.

Menurut penyiar tersebut, total enam konvoi dengan muatan untuk koalisi, yang berjumlah sekitar 210 truk, telah menyeberang ke Suriah sejak Hayat Tahrir-al-Sham (HTS) dan kelompok lainnya mengambil alih Damaskus pada 8 Desember.

Perkembangan tersebut terjadi saat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berjanji "mengubur" militan Kurdi.

Awal bulan ini, dia meminta AS, sekutu NATO-nya, mempertimbangkan kembali dukungannya terhadap Unit Perlindungan Rakyat (YPG), dan telah mendesak mitranya memilih antara mendukung Turki atau mendukung militan Kurdi.

YPG dan kelompok Kurdi lainnya beroperasi di dekat perbatasan Turki dan Irak.

Awal bulan ini, Pentagon mengumumkan jumlah prajurit AS di negara itu mencapai sekitar 2.000, yang kira-kira 1.100 lebih banyak dari angka yang telah diberikan sebelumnya.

Setelah Washington mengerahkan pasukannya ke Suriah satu dekade lalu dengan dalih memerangi Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS), mereka akhirnya menduduki wilayah di timur laut negara itu tempat ladang minyak utama berada.

Situasi di Suriah saat ini masih tegang dengan bentrokan yang terus berlanjut antara Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS, yang sebagian besar terdiri dari milisi Kurdi, dan berbagai faksi yang berpihak pada Turki.

Kelompok Kurdi seperti YPG, yang telah menjadi sekutu utama Washington dalam memerangi ISIS, juga dianggap teroris oleh Ankara.

Koalisi yang dipimpin AS sebelumnya mengumumkan mereka telah melakukan beberapa putaran serangan udara terhadap target-target ISIS sejak 8 Desember.

Namun, Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) mengatakan pekan lalu bahwa Washington dan ISIS sebenarnya berkolusi di balik layar.

Para militan ISIS telah diperingatkan tentang serangan udara sebelumnya oleh Amerika, sehingga mereka dapat menghindari kerugian, klaimnya.

Menurut SVR, AS berencana menggunakan militan ISIS untuk melakukan serangan teroris terhadap pangkalan-pangkalan Rusia di Suriah.

Baca juga: Pemimpin Komunis AS Ungkap Barat Gunakan Ukraina untuk Sebarkan Terorisme
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Pecundangi Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
4 Prasyarat Iran untuk...
4 Prasyarat Iran untuk Negosiasi di Swiss, Dapat Dana Segar Rp106 Triliun
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved