Tragedi Penerbangan Jeju Air Tewaskan 179 Orang, Ini Pesan Terakhir Penumpangnya

Senin, 30 Desember 2024 - 07:51 WIB
loading...
Tragedi Penerbangan...
Tragedi kecelakaan penerbangan Jeju Air di Bandara Internasional Muan Korea Selatan tewaskan 179 orang. Seorang penumpang sempat mengirim pesan terakhir kepada kerabatnya via ponsel. Foto/Korea JoongAng Daily
A A A
MUAN - Tragedi kecelakaan penerbangan Jeju Air di Bandara Internasional Muan Korea Selatan pada hari Minggu telah menewaskan 179 orang.

Seorang penumpang mengirim pesan terakhir kepada kerabatnya sesaat sebelum pesawat itu menabrak pembatas beton bandara dan terbakar hebat.

“Haruskah saya mengucapkan kata-kata terakhir saya?” bunyi pesan terakhir penumpang tersebut kepada kerabatnya melalui ponsel, sebagaimana dilansir dari News1, Senin (30/12/2024).

Baca Juga: Kecelakaan Jeju Air Korea Selatan, Korban Tewas Diduga 179 Orang, Penyebabnya Ditabrak Burung?

Penerbangan Jeju Air jenis Boeing 737-800 terbang dari Bangkok, Thailand ke Bandara Internasional Muan, tempat kecelakaan tragis itu terjadi.

Rekaman video dari lokasi kejadian menangkap momen mengerikan saat pesawat Boeing 737-800 bermesin ganda itu meluncur di landasan tanpa roda pendaratan karena gagal fungsi dan menghantam dinding pagar dalam ledakan yang berapi-api.

Dari 181 orang di dalam pesawat tersebut, hanya dua yang ditemukan selamat.

Para korban—termasuk 85 wanita, 84 pria, dan 10 lainnya yang tidak dapat diidentifikasi—tewas dalam kebakaran tersebut, menurut badan pemadam kebakaran Korea Selatan.

Para pejabat mengatakan kedua orang yang ditemukan selamat berada dalam kondisi yang tidak mengancam jiwa.

Dari 181 orang di dalam pesawat, dua di antaranya merupakan warga negara Thailand dan sisanya warga negara Korea Selatan.

Sekitar 1.570 petugas pemadam kebakaran, polisi, tentara, dan petugas penyelamat lainnya dikirim ke lokasi kejadian setelah kecelakaan terjadi.

Pesawat itu telah mencoba satu kali pendaratan sebelum kecelakaan terjadi, tetapi terpaksa berputar dan mencoba lagi ketika roda pendaratan gagal turun.

Para pejabat sedang menyelidiki berbagai teori tentang apa yang menyebabkan kecelakaan itu, termasuk apakah pesawat itu ditabrak burung, menurut Kepala Pemadam Kebakaran Muan Lee Jeong-hyeon.

Pejabat Kementerian Perhubungan mengatakan menara kontrol bandara mengeluarkan peringatan serangan burung kepada pesawat sesaat sebelum pesawat itu bermaksud mendarat dan memberikan izin kepada pilotnya untuk mendarat di area yang berbeda.

Pilot kemudian mengirimkan sinyal marabahaya tepat sebelum pesawat melewati ujung landasan pacu dan tergelincir melintasi zona penyangga sebelum menabrak dinding beton, kata para pejabat.

Kotak hitam pesawat telah diambil dan akan diperiksa sebagai bagian dari penyelidikan. Landasan pacu di bandara Muan akan ditutup hingga 1 Januari, kata pejabat Kementerian Transportasi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Kasus Penyekapan di...
Kasus Penyekapan di Bandung, Pakar IPB Jelaskan Coercive Control dan Dampaknya pada Korban
Betrand Peto Akui Putus...
Betrand Peto Akui Putus dari Aqila, Singgung Adanya Pihak Ketiga
3 Purnawirawan Polri...
3 Purnawirawan Polri Dianugerahi Pangkat Kehormatan: Sidarto Danusubroto, Taufiequrachman Ruki, dan Taufiq Effendi
Berita Terkini
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Infografis
Ini Tersangka Serangan...
Ini Tersangka Serangan Mobil yang Tewaskan 15 Orang di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved