Kepala Biara Ungkap Umat Kristen Suriah Ditinggalkan Barat
Rabu, 25 Desember 2024 - 07:01 WIB
loading...
A
A
A
Namun, dengan HTS yang bertanggung jawab, banyak yang sekarang dilaporkan takut akan penganiayaan.
"Kami merasa tidak aman, setidaknya," ujar de la Croix, yang mencatat itu bukan hanya tentang orang Kristen, tetapi ada juga agresi terhadap minoritas lainnya.
Membakar pohon Natal berarti "membakar prinsip, iman, kegembiraan, dan kebahagiaan Natal kami," menurut de la Croix, yang menggambarkannya sebagai "penghinaan" terhadap komunitas tersebut.
Kepala biara tersebut menyampaikan harapan akan perbaikan situasi “ketidakpastian yang mengerikan” bagi minoritas etnis dan agama Suriah di masa mendatang.
Baca juga: CIA Disebut Jalankan Program Cuci Otak Lewat Obat dan Penganiayaan
"Kami merasa tidak aman, setidaknya," ujar de la Croix, yang mencatat itu bukan hanya tentang orang Kristen, tetapi ada juga agresi terhadap minoritas lainnya.
Membakar pohon Natal berarti "membakar prinsip, iman, kegembiraan, dan kebahagiaan Natal kami," menurut de la Croix, yang menggambarkannya sebagai "penghinaan" terhadap komunitas tersebut.
Kepala biara tersebut menyampaikan harapan akan perbaikan situasi “ketidakpastian yang mengerikan” bagi minoritas etnis dan agama Suriah di masa mendatang.
Baca juga: CIA Disebut Jalankan Program Cuci Otak Lewat Obat dan Penganiayaan
(sya)
Lihat Juga :