Bantu Tanggulangi Covid-19, AS Kembali Kirimkan Ventilator ke Indonesia

Selasa, 01 September 2020 - 16:54 WIB
loading...
Bantu Tanggulangi Covid-19,...
Amerika Serikat (AS) kembali mengirimkan bantuan 500 ventilator ke Indonesia. Foto/Kedubes AS
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) kembali mengirimkan bantuan 500 ventilator ke Indonesia , untuk membantu menanggulangi penyebaran Covid-19. In adalah pengiriman ventilator kedua yang dilakukan AS ke Indonesia, setelah sebelumnya mengirimkan 100 unit pada Juli lalu.

Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar AS di Jakarta, Heather Variava menuturkan, pengiriman 500 ventilator ini adalah hasil kolaborasi antara Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), Kementerian Pertahanan dan sejumlah perusahaan di AS.

"Meskipun AS juga sedang memerangi Covid-19 di dalam negeri, kami tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan Indonesia," ucap Variava, saat acara kedatangan ventilator tersebut di bandara Halim Perdanakusuma. ( Baca juga: 76 Perusahaan di Jakarta Langgar Protokol Kesehatan Covid-19 )

"Kami gembira memberikan ventilator ini melalui USAID, bekerja bersama Kementerian Pertahanan, perusahaan-perusahaan, dan berbagai mitra lain di AS," ucapnya, seperti dikutip Sindonews dalam siaran pers Kedutaan Besar AS pada Selasa (1/9/2020).

Pemerintah AS, jelasnya, melalui USAID akan terus bekerja dengan Kementerian Kesehatan Indonesia dalam memfasilitasi distribusi dan pelatihan penggunaan ventilator yang baru tiba ini, memastikan bahwa peralatan yang dapat menyelamatkan jiwa tersedia di tempat yang paling diperlukan.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto, yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa dia berharap kemitraan dengan AS akan terus berkembang. ( Baca juga: Sudah 100 Dokter Gugur, PAN Minta Jam Kerja Dievaluasi )

“Kami menganggap AS sebagai kawan dan mitra yang kuat, kami ingin melihat kemitraan ini menjadi lebih maju lagi, kami ingin melihat Amerika Serikat menjadi lebih aktif dalam peran kepemimpinan yang selalu ditunjukkan di belahan bumi kita ini," ucapnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Tembus Pasar Global,...
Tembus Pasar Global, Brand Lokal Queensi Sukses Cetak Rekor 1 Juta Penjualan
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved