Dipindah dari Suriah ke Libya, Kapal Perang Rusia di Mediterania Bikin Takut Barat

Rabu, 18 Desember 2024 - 10:40 WIB
loading...
A A A
Menanggapi apakah Italia akan memainkan peran dalam misi penjaga perdamaian di Ukraina atau di tempat lain, Crosetto mengatakan, "Pasukan Italia selalu siap untuk misi penjaga perdamaian. Jika pasukan multinasional dibutuhkan, kami akan menjadi bagian darinya. Sama seperti di Lebanon dan Gaza, kami juga siap menghadapi Ukraina."

Dia menegaskan misi semacam itu di perbatasan Ukraina tidak akan melibatkan pasukan Eropa karena para pihak mungkin tidak menerima misi Eropa, tetapi sebaliknya, misi itu harus melibatkan pasukan PBB.

"Kami akan dengan senang hati berkontribusi jika diminta," tegas dia.

Pengeluaran Pertahanan NATO


Crosetto juga menanggapi harapan Amerika Serikat (AS) agar negara-negara NATO mengalokasikan setidaknya 2% dari PDB mereka untuk pengeluaran pertahanan, mengingat isu ini telah mengemuka sejak masa kepresidenan Barack Obama dan Presiden terpilih AS Donald Trump kemungkinan akan lebih menekankannya lagi.

Menjelaskan bahwa semua negara NATO menargetkan tingkat pengeluaran pertahanan sebesar 2,5% hingga 3%, Crosetto berkata, "Saat ini kami berada di angka 1,57%. Meskipun tidak sebanyak yang saya harapkan, kami telah meningkatkan pengeluaran kami. Namun, kami harus mencapai 2%. Bukan karena NATO memintanya, tetapi karena kami perlu bersiap."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Kepala FSB Rusia: Barat...
Kepala FSB Rusia: Barat akan Kerahkan ISIS Suriah dalam Perang Melawan Iran
Seluruh Tentara AS Hengkang...
Seluruh Tentara AS Hengkang setelah 10 Tahun Bercokol di Suriah
Mantan Menteri Gaddafi:...
Mantan Menteri Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya dengan Mempercayai AS
Eks Menteri Muammar...
Eks Menteri Muammar Gaddafi: Iran Tak Boleh Ulangi Kesalahan Libya Percayai AS
AS Tarik 1.000 Pasukannya...
AS Tarik 1.000 Pasukannya dari Suriah
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Kasus Penganiayaan,...
Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang
Rekomendasi
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
Legal Standing Belum...
Legal Standing Belum Lengkap, Sidang Perdana Gugatan Bonatua Terhadap KPU-Rektor UGM Ditunda
7 Lolos ke Babak 32...
7 Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Kolombia Jadi yang Terbaru
Berita Terkini
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Infografis
Takut Rusia, Negara-negara...
Takut Rusia, Negara-negara NATO Mundur dari Perjanjian Ranjau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved