Rakyat Suriah Serbu Istana Mewah Assad, Rayakan Tumbangnya Rezim
Senin, 09 Desember 2024 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
Kepala pemantau perang Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), Rami Abdel Rahman, mengatakan kepada AFP: "Assad meninggalkan Suriah melalui bandara internasional Damaskus sebelum pasukan keamanan militer meninggalkan fasilitas tersebut."
Baca Juga: Bashar al-Assad Kabur dari Suriah ke Moskow, Diberi Suaka oleh Rusia
Di seluruh negeri, orang-orang merobohkan patung Hafez al-Assad, ayah Bashar al-Assad dan pendiri sistem pemerintahan yang diwarisinya.
Selama 50 tahun terakhir di Suriah, kecurigaan sekecil apa pun terhadap perbedaan pendapat dapat membuat seseorang dipenjara atau terbunuh.
Saat pemberontak memasuki ibu kota, HTS mengatakan para milisinya membobol penjara di pinggiran Damaskus, mengumumkan "berakhirnya era tirani di penjara Sednaya", yang telah menjadi sebutan untuk pelanggaran paling gelap di era Assad.
Perkembangan pesat itu terjadi hanya beberapa jam setelah HTS mengatakan telah merebut kota strategis Homs, tempat para tahanan juga dibebaskan.
Homs adalah kota besar ketiga yang direbut oleh para pemberontak, yang memulai serangan mereka pada 27 November, menyalakan kembali perang selama bertahun-tahun yang sebagian besar telah terhenti.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden terus mencermati "peristiwa luar biasa" yang terjadi di Suriah, kata Gedung Putih.
Presiden terpilih AS Donald Trump mengatakan bahwa Assad telah "melarikan diri dari negaranya" setelah kehilangan dukungan Rusia.
Pemerintahan Assad selama bertahun-tahun juga didukung oleh kelompok Hizbullah Lebanon. "Yang pasukannya mengosongkan posisi mereka di sekitar Damaskus," kata seorang sumber yang dekat dengannya pada hari Minggu.
Faksi pemberontak menyiarkan pernyataan di televisi pemerintah Suriah, mengatakan bahwa mereka telah menggulingkan Assad yang "tiran" dan mendesak para milisi dan warga negara untuk melindungi "properti negara Suriah yang bebas".
Televisi pemerintah kemudian menyiarkan pesan yang menyatakan "kemenangan revolusi besar Suriah".
Baca Juga: Bashar al-Assad Kabur dari Suriah ke Moskow, Diberi Suaka oleh Rusia
Para Tahanan Dibebaskan
Di seluruh negeri, orang-orang merobohkan patung Hafez al-Assad, ayah Bashar al-Assad dan pendiri sistem pemerintahan yang diwarisinya.
Selama 50 tahun terakhir di Suriah, kecurigaan sekecil apa pun terhadap perbedaan pendapat dapat membuat seseorang dipenjara atau terbunuh.
Saat pemberontak memasuki ibu kota, HTS mengatakan para milisinya membobol penjara di pinggiran Damaskus, mengumumkan "berakhirnya era tirani di penjara Sednaya", yang telah menjadi sebutan untuk pelanggaran paling gelap di era Assad.
Perkembangan pesat itu terjadi hanya beberapa jam setelah HTS mengatakan telah merebut kota strategis Homs, tempat para tahanan juga dibebaskan.
Homs adalah kota besar ketiga yang direbut oleh para pemberontak, yang memulai serangan mereka pada 27 November, menyalakan kembali perang selama bertahun-tahun yang sebagian besar telah terhenti.
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden terus mencermati "peristiwa luar biasa" yang terjadi di Suriah, kata Gedung Putih.
Presiden terpilih AS Donald Trump mengatakan bahwa Assad telah "melarikan diri dari negaranya" setelah kehilangan dukungan Rusia.
Pemerintahan Assad selama bertahun-tahun juga didukung oleh kelompok Hizbullah Lebanon. "Yang pasukannya mengosongkan posisi mereka di sekitar Damaskus," kata seorang sumber yang dekat dengannya pada hari Minggu.
"Suriah Milik Kami, Bukan Milik Keluarga Assad"
Faksi pemberontak menyiarkan pernyataan di televisi pemerintah Suriah, mengatakan bahwa mereka telah menggulingkan Assad yang "tiran" dan mendesak para milisi dan warga negara untuk melindungi "properti negara Suriah yang bebas".
Televisi pemerintah kemudian menyiarkan pesan yang menyatakan "kemenangan revolusi besar Suriah".
Lihat Juga :