Najib Klaim Diberi Rp217 Miliar oleh 2 Pangeran Arab Saudi, Sangkal Korupsi 1MDB
Kamis, 05 Desember 2024 - 13:05 WIB
loading...
A
A
A
Ketika diminta untuk menanggapi tuduhan jaksa penuntut bahwa uang 1MDB masuk melalui Good Star Limited milik Low dan kemudian ke rekening bersama kedua pangeran Saudi di Riyad Bank sebelum RM60 juta sampai kepadanya, Najib berkata: “Tuduhan ini sama sekali tidak masuk akal dan menentang logika.”
“Saya tidak dapat memahami mengapa dua pangeran, Yang Mulia Pangeran Faisal bin Turki al-Saud dan Yang Mulia Pangeran Saud bin Abdulaziz al-Saud, berkonspirasi dengan Jho Low untuk menggunakan rekening bersama mereka untuk melakukan tindakan kriminal guna memfasilitasi penyelewengan dana kepada saya, yang mana kedua pangeran ini hanya akan menerima USD4,5 juta," paparnya.
“Dugaan seperti itu sungguh menggelikan dan mencerminkan keputusasaan jaksa penuntut untuk membangun narasi yang tidak memiliki dasar dalam kenyataan,” imbuh Najib, seperti dikutip dari MalayMail.
Najib menepis gagasan bahwa kedua pangeran Arab Saudi itu bergabung dalam skema semacam itu untuk menipu 1MDB.
“Saya tidak dapat memahami betapa menggelikannya klaim jaksa penuntut bahwa dua pangeran Saudi, yang sama sekali tidak kekurangan uang, akan menyetujui skema semacam itu dan mencoreng reputasi mereka sendiri dengan berpartisipasi dalam konspirasi kriminal dengan Jho Low," kata bekas PM Malaysia tersebut.
“Gagasan bahwa kedua pangeran ini, anggota terkemuka keluarga Kerajaan Saudi dengan sumber daya yang sangat besar, akan dengan sukarela melibatkan diri mereka dalam skema semacam itu menentang semua akal sehat dan logika,” lanjut Najib.
Najib menuduh jaksa penuntut membuat klaim tersebut tanpa bukti pendukung yang kredibel.
“Saya tidak dapat memahami mengapa dua pangeran, Yang Mulia Pangeran Faisal bin Turki al-Saud dan Yang Mulia Pangeran Saud bin Abdulaziz al-Saud, berkonspirasi dengan Jho Low untuk menggunakan rekening bersama mereka untuk melakukan tindakan kriminal guna memfasilitasi penyelewengan dana kepada saya, yang mana kedua pangeran ini hanya akan menerima USD4,5 juta," paparnya.
“Dugaan seperti itu sungguh menggelikan dan mencerminkan keputusasaan jaksa penuntut untuk membangun narasi yang tidak memiliki dasar dalam kenyataan,” imbuh Najib, seperti dikutip dari MalayMail.
Najib menepis gagasan bahwa kedua pangeran Arab Saudi itu bergabung dalam skema semacam itu untuk menipu 1MDB.
“Saya tidak dapat memahami betapa menggelikannya klaim jaksa penuntut bahwa dua pangeran Saudi, yang sama sekali tidak kekurangan uang, akan menyetujui skema semacam itu dan mencoreng reputasi mereka sendiri dengan berpartisipasi dalam konspirasi kriminal dengan Jho Low," kata bekas PM Malaysia tersebut.
“Gagasan bahwa kedua pangeran ini, anggota terkemuka keluarga Kerajaan Saudi dengan sumber daya yang sangat besar, akan dengan sukarela melibatkan diri mereka dalam skema semacam itu menentang semua akal sehat dan logika,” lanjut Najib.
Najib menuduh jaksa penuntut membuat klaim tersebut tanpa bukti pendukung yang kredibel.
Lihat Juga :