Dilarang Lakukan Pembakaran Al Quran, Politisi Anti-Islam Denmark Sebut Swedia Lemah

Senin, 31 Agustus 2020 - 23:11 WIB
loading...
Dilarang Lakukan Pembakaran...
Pemimpin Partai Stram Kurs Denmark, Rasmus Paludan mengecam upaya otoritas Swedia untuk melarang pembakaran Al Quran sebagai serangan terhadap kebebasan berekspresi. Foto/REUTERS
A A A
COPENHAGEN - Pemimpin Partai Stram Kurs Denmark , Rasmus Paludan mengecam upaya otoritas Swedia untuk melarang pembakaran Al Quran sebagai serangan terhadap kebebasan berekspresi. Dia juga mengkritik apa yang disebutkan kepasifan polisi Swedia yang memungkinkan kekerasan meningkat.

(Baca juga : Mengenal e-POWER, Teknologi Andalan All-new Nissan Kicks e-POWER di Indonesia )

Paludan, yang awalnya bermaksud membakar sendiri Al Quran pekan lalu di Malmo, tetapi dilarang memasuki Swedia selama dua tahun karena risiko serius bagi keamanan nasional, mengkritik polisi Swedia karena kurang objektif, terlalu lunak dan membiarkan kekerasan.

“Polisi Denmark tidak akan pernah menerima itu. Polisi Swedia sangat pengecut," ucap Paludan dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Senin (31/8/2020).

( Baca juga: Segala Sesuatu Mempunyai Waktu dan Tempatnya Sendiri )

"Itulah alasan mengapa mereka di Rosengård melakukan hal-hal yang tidak berani mereka lakukan di Maroko, Suriah, Irak, dan sebagainya, karena entah mereka akan ditembak atau dipukuli dengan sangat parah sehingga mereka harus berbaring di tempat tidur selama beberapa minggu. Jadi mereka tidak akan berani melakukannya di negara asal mereka," ucap Paludan, merujuk pada wilayah di Malmo di mana mayoritas penduduknya adalah keturunan imigran dan Muslim.

Baca juga : Gara-Gara Masalah Sepele, Kavanagh Siksa McGregor Sampai Sulit Bernapas )

Dia kemudian mengecam upaya pemerintah Swedia untuk menghentikan pembakaran Al Quran sebagai tindakan berlebihan, mengkritiknya sebagai penghalang kebebasan berekspresi dan berkumpul.

"Mereka melakukannya karena mereka tidak memiliki kendali sama sekali. Kekuatan fisik di Swedia sudah dipegang oleh Islam. 20 ribu polisi Swedia yang lemah, berhati ayam, dan feminin tidak bisa berbuat apa-apa. Jadi, kekuatan di Swedia, kekuatan fisik, terletak pada Islam," ungkapnya.

Politisi Denmark itu kemudian meramalkan masa depan yang suram untuk Skandinavia, mengingat perselisihan yang muncul antara apa yang dilihatnya sebagai kebebasan berekspresi dan Islamisme. Dia berjanji untuk melanjutkan pembakaran Al Quran di tanah Swedia. ( Baca juga: 100 Dokter Gugur Terpapar Covid-19, PB IDI Keluarkan Empat Instruksi Ini )

“Karena banyak penduduk Rosengård belum belajar bagaimana berperilaku dalam masyarakat Barat yang beradab, kita harus membakar Alquran di Rosengård sampai mereka memahaminya,” tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
Parlemen Denmark Serius...
Parlemen Denmark Serius Pertimbangkan Boikot Piala Dunia 2026
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Detik-Detik Truk yang...
Detik-Detik Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu, 8 Tewas!
Rekomendasi
4 Amalan Hari Jumat...
4 Amalan Hari Jumat yang Jarang Diketahui, Pahalanya Dahsyat!
Tak Sekadar Fashion,...
Tak Sekadar Fashion, Kacamata Hitam Bisa Lindungi Mata dari Penyakit Ini
Deteksi Dini Kanker...
Deteksi Dini Kanker Serviks, DWP BNPP RI Gelar Pemeriksaan Pap Smear Gratis
Berita Terkini
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Ledakan Bom Guncang...
Ledakan Bom Guncang Kafe di Ibu Kota Suriah, 9 Orang Tewas, Mayat-mayat Tergeletak
Islam Melarang Pembalseman,...
Islam Melarang Pembalseman, Bagaimana Iran Mangawetkan Jenazah Khamenei sejak Februari?
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Infografis
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved