Demi Pecahkan Rekor, Wanita Ini Rekrut 1.000 Pria untuk Ditiduri dalam 24 Jam

Senin, 02 Desember 2024 - 14:11 WIB
loading...
A A A
“Namun, dalam skenario ekstrem seperti ini, risikonya lebih besar daripada manfaatnya," ujarnya.

“Kelelahan mengurangi aspek yang menyenangkan, dan aktivitas fisik yang terus-menerus berubah dari bermanfaat menjadi berbahaya. Meskipun ini mungkin latihan kardiovaskular, latihan ini cenderung berakhir dengan lebih banyak bahaya daripada manfaatnya.”

Elemen kesehatan lain yang ikut berperan termasuk risiko penularan penyakit seksual yang lebih tinggi serta dampak psikologis, tegas Zac.

"Dari sudut pandang medis, penting untuk menghormati otonomi tubuh dan hak individu untuk membuat pilihan tentang tubuh mereka," katanya.

"Namun, upaya ekstrem seperti itu mengundang pertanyaan tentang niat, kesejahteraan emosional, dan potensi pemaksaan," sambung dokter tersebut.

"Media sosial telah membesar-besarkan peristiwa ini, sering kali memprioritaskan nilai kejutan daripada kesehatan sejati atau pertumbuhan pribadi."

Phillips yang telah vokal tentang kepraktisan mengatur prestasi seperti itu, memberi tahu podcast The Reality Check bahwa dia memiliki seorang asisten pribadi (PA) untuk mengatur jadwal waktu acara serta mempekerjakan keamanan.

"Rencananya adalah untuk mendapatkan ruangan dengan dua pintu. Logistik untuk ini gila-gilaan," katanya.

"Orang-orang yang ingin ikut serta harus mengirim foto diri mereka sambil memegang tanda pengenal, dan PA saya pada dasarnya harus mengaturnya ke dalam slot waktu per jam."

Dia melanjutkan dengan menyatakan bahwa "cukup sulit" untuk menemukan jumlah peserta yang dia butuhkan untuk mengalahkan rekor saat ini, tetapi mengatakan menyelesaikan tugas dalam "batas waktu" juga merupakan komplikasi lain.

"Saya hanya berharap ada jalur konveyor, mereka harus masuk ke ruangan dan kemudian pergi," katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Pesawat Pengebom Su-24...
Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas
Rekomendasi
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Berita Terkini
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Infografis
Bisa Dijadikan Anti...
Bisa Dijadikan Anti Aging, Ini 5 Manfaat Lidah Buaya untuk Pria
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved