Mengapa KTT Perubahan Iklim Menghasilkan Ilusi dan Janji? Berikut 6 Alasannya

Selasa, 26 November 2024 - 04:04 WIB
loading...
A A A
Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev menyebut sumber daya bahan bakar fosil sebagai "karunia dari Tuhan" selama pidato pembukaan utamanya.

2. Aturan Perdagangan Kredit Karbon Baru Disetujui

Melansir Al Jazeera, aturan baru yang memungkinkan negara-negara kaya dengan emisi tinggi untuk membeli "kompensasi" pemotongan karbon dari negara-negara berkembang telah disetujui minggu ini.

Prakarsa tersebut, yang dikenal sebagai Pasal 6 Perjanjian Paris, menetapkan kerangka kerja untuk perdagangan karbon langsung antarnegara dan pasar yang diatur PBB.

Para pendukung percaya bahwa hal ini dapat menyalurkan investasi penting ke negara-negara berkembang, di mana banyak kredit karbon dihasilkan melalui kegiatan seperti reboisasi, melindungi penyerap karbon, dan transisi ke energi bersih.

Namun, para kritikus memperingatkan bahwa tanpa perlindungan yang ketat, sistem ini dapat dieksploitasi untuk menutupi target iklim, yang memungkinkan pencemar utama menunda pengurangan emisi yang berarti. Pasar karbon yang tidak diatur sebelumnya telah menghadapi skandal, yang menimbulkan kekhawatiran tentang efektivitas dan integritas kredit ini.

3. Perselisihan di Antara Negara-negara Berkembang

Melansir Al Jazeera, negosiasi tersebut juga menjadi ajang perselisihan dalam negara-negara berkembang.

Blok Negara-negara Kurang Berkembang (LDCs) meminta agar menerima $220 miliar per tahun, sementara Aliansi Negara-negara Kepulauan Kecil (AOSIS) menginginkan $39 miliar – tuntutan yang ditentang oleh negara-negara berkembang lainnya.

Angka-angka tidak muncul dalam kesepakatan akhir. Sebaliknya, kesepakatan tersebut menyerukan untuk melipatgandakan dana publik lain yang mereka terima pada tahun 2030.

COP berikutnya, di Brasil pada tahun 2025, diharapkan akan mengeluarkan laporan tentang cara meningkatkan pendanaan iklim bagi negara-negara ini.

Baca Juga: AS Tetap Baik-baik Saja Meski Utangnya Capai USD34 Triliun, Berikut 5 Alasannya

4. Era Baru Pendanaan Iklim yang Semu

Melansir Al Jazeera, Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen memuji kesepakatan di Baku sebagai penanda "era baru untuk kerja sama dan pendanaan iklim".

Dia mengatakan kesepakatan senilai USD300 miliar setelah pembicaraan maraton "akan mendorong investasi dalam transisi bersih, menurunkan emisi dan membangun ketahanan terhadap perubahan iklim".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Teheran Sebut Israel...
Teheran Sebut Israel Serang Azerbaijan, tapi Iran yang Disalahkan
Perang Meluas, Drone...
Perang Meluas, Drone Iran Hantam Bandara di Azerbaijan
Singapura Mulai Proyek...
Singapura Mulai Proyek Raksasa Lawan Kenaikan Permukaan Laut
Majelis Ulama Senior...
Majelis Ulama Senior Iran Serukan Pembunuhan Donald Trump dan Netanyahu
Terungkap! Motif Pria...
Terungkap! Motif Pria Tabrakkan Pesawat ke Gedung di China Diduga Bunuh Diri
Rekomendasi
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Pilot Amerika Serikat...
Pilot Amerika Serikat Korban Serangan KKB di Yahukimo Diduga Tewas Ditembak Jarak Dekat
232 Warga Mengungsi...
232 Warga Mengungsi Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang
Berita Terkini
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Kilang Minyak dan Pangkalan...
Kilang Minyak dan Pangkalan Kapal Perang di St Petersburg Dihujani Drone Ukraina
Hadiri Pemakaman Khamenei,...
Hadiri Pemakaman Khamenei, Medvedev: Iran Atasi Cobaan dengan Bermartabat
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
Infografis
Hadapi Serangan Israel,...
Hadapi Serangan Israel, Iran dan Rusia Janji Saling Membantu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved