AS Tetap Baik-baik Saja Meski Utangnya Capai USD34 Triliun, Berikut 5 Alasannya

Senin, 25 November 2024 - 04:30 WIB
loading...
A A A
"Hal pertama adalah sekitar seperempat hingga sepertiganya tidak masuk hitungan," kata Christopher Phelan, seorang profesor ekonomi di Universitas Minnesota, dilansir CBS.

"Itu utang yang dipegang oleh bagian lain dari pemerintah. Jadi, itu seperti istri yang berutang uang kepada suami. Itu tidak memengaruhi rumah tangga. Tetapi sisanya masih merupakan angka yang sangat besar."

AS Tetap Baik-baik Saja Meski Utangnya Capai USD34 Triliun, Berikut 5 Alasannya

1. Pengeluaran yang Berlebihan

Salah satu penyebab utamanya adalah pengeluaran yang terus-menerus berlebihan. Ketika pemerintah federal membelanjakan lebih dari anggarannya, itu menciptakan defisit. Pada tahun fiskal 2023, ia menghabiskan sekitar USD381 miliar lebih banyak daripada yang dikumpulkannya dalam pendapatan.

2. Selalu Mengalami Defisit

Untuk membayar defisit itu, pemerintah meminjam uang. Hal itu dapat terjadi dengan menjual surat berharga yang dapat dipasarkan seperti obligasi negara. Utang nasional adalah akumulasi uang pinjaman, ditambah bunga.

"Saat ini pemerintah federal membelanjakan 1,5 kali lebih banyak dari yang diterimanya. Jadi, analogi yang ingin saya berikan adalah bayangkan sepasang suami istri menghasilkan USD80.000 untuk mereka berdua dan menghabiskan USD120.000 setahun," kata Phelan.

Apakah AS setara dengan seseorang yang hanya melakukan pembayaran minimum pada kartu kredit. Phelan melangkah lebih jauh dengan mengatakan, "AS seperti seseorang yang melakukan pembayaran kurang dari minimum pada kartu kredit mereka."

3. Negata yang Dibangun di Atas Utang

Negara itu benar-benar dibangun di atas utang. Negara itu mengalami defisit USD75 juta setelah Perang Revolusi berkat pinjaman dari investor dan negara-negara seperti Prancis.

Perang Saudara menyebabkan lonjakan besar, menaikkan utang dari USD65 juta pada tahun 1860 menjadi hampir USD3 miliar pada tahun 1865 ketika perang berakhir. Perang yang mahal terbukti menjadi tema dalam sejarah negara kita.

Utang mencapai USD49 miliar tepat sebelum AS memasuki Perang Dunia II. Ketika perang berakhir, utangnya mencapai USD260 miliar. Utang mulai meningkat dengan cepat pada tahun 1980-an dan dipercepat melalui peristiwa-peristiwa seperti Perang Irak dan Resesi Besar 2008. Baru-baru ini, utang melonjak lagi karena pandemi dengan pengeluaran pemerintah federal yang jauh lebih besar daripada yang dibutuhkan untuk menjaga negara tetap berjalan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Laporan: Sebut Ancaman...
Laporan: Sebut Ancaman Kedaulatan, AS Ambil Langkah Lumpuhkan Mahkamah Pidana Internasional
Senator Amerika Serikat...
Senator Amerika Serikat Lindsey Graham Meninggal Dunia secara Mendadak
Rekomendasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Edukasi Pasar Modal untuk Mahasiswa Universitas Budi Luhur
Resmi, Harga BBM Solar...
Resmi, Harga BBM Solar Khusus Nelayan Dipatok Rp15.000 per Liter
Meski Raja Charles Sudah...
Meski Raja Charles Sudah Reuni dengan Harry, Pangeran William Belum Siap Berdamai
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved