Protokol Keamanan Diperketat setelah Presiden Filipina Diancam Dibunuh Wapresnya

Minggu, 24 November 2024 - 15:07 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Titik Tolak Perang Dunia III Bergantung pada Vladimir Putin

Kantor Komunikasi Presiden mengatakan setiap ancaman terhadap nyawa presiden harus selalu ditanggapi dengan serius.

Namun, Duterte mengatakan kepada wartawan pada Sabtu sore: "Memikirkan dan membicarakannya berbeda dengan benar-benar melakukannya," seraya menambahkan bahwa sudah ada ancaman terhadap nyawanya. "Ketika itu terjadi, akan ada penyelidikan atas kematian saya. Penyelidikan atas kematian mereka akan menjadi yang berikutnya."

Komentarnya yang keras mungkin tidak akan mengurangi dukungan politiknya, kata Jean Encinas-Franco, seorang profesor ilmu politik di Universitas Filipina. "Jika ada, retorika jenis ini membuatnya semakin dekat dengan apa yang disukai pendukung ayahnya tentangnya."

Putri pendahulu Marcos sebagai presiden, Duterte mengundurkan diri dari kabinet Marcos pada bulan Juni saat masih menjabat sebagai wakil presiden, menandakan runtuhnya aliansi politik tangguh yang membantunya dan Marcos, putra dan senama mendiang pemimpin otoriter, untuk mengamankan kemenangan elektoral 2022 mereka dengan selisih yang lebar.

Ketua DPR Romualdez, sepupu Marcos, telah memangkas anggaran kantor wakil presiden hampir dua pertiga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Sidang Pemakzulan Digelar,...
Sidang Pemakzulan Digelar, Nasib Wakil Presiden di Ujung Tanduk
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Pemain Kolombia Jaminton...
Pemain Kolombia Jaminton Campaz Diancam Dibunuh Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026
China Segera Terapkan...
China Segera Terapkan UU Etnis Kontroversial, Bisa Incar Aktivis di Luar Negeri
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Membunuhnya Sejak Lama: Saya Jadi Target
Rekomendasi
6 Kandidat Calon Ketua...
6 Kandidat Calon Ketua Umum PB SEMMI Periode 2026–2029 Resmi Ditetapkan
Ketua KPK Akui Berkomunikasi...
Ketua KPK Akui Berkomunikasi dengan Jaksa Agung, Supervisi Kasus Febrie Adriansyah Mulai Berjalan
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Berita Terkini
Eks Presiden Iran Ahmadinejad...
Eks Presiden Iran Ahmadinejad Sangkal Laporan Agen Mossad Ingin Merekrutnya
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved