3 Negara Adidaya di Dunia, Lengkap dengan Sejarah yang Memengaruhinya

Jum'at, 22 November 2024 - 16:45 WIB
loading...
A A A
Kemunculan AS sebagai negara adidaya benar-benar baru terlihat setelah Perang Dunia II. Menurut CFR, Amerika Serikat berdiri sebagai pemenang dan dengan kekuatan global yang belum pernah ada sebelumnya.

Selain menjulang tinggi sebagai negara dengan kekuatan militer terbesar di dunia, Amerika Serikat juga membanggakan mata uang paling berharga yang menjadi mata uang utama.

Terlebih, ekonomi negara itu telah berkembang pesat selama perang, hampir dua kali lipat ukurannya antara tahun 1939 dan 1945.

Sebaliknya, ekonomi Eropa Barat berkontraksi sebesar 18 persen dan ekonomi Jepang terpangkas setengahnya.

Kekuatan ekonomi dan militer ini menempatkan Amerika Serikat pada posisi yang unik untuk memajukan perdamaian dan kesejahteraan pascaperang.

Hal tersebut membuat Negeri Paman Sam memainkan peran kepemimpinan aktif dalam lembaga-lembaga global.

2. Rusia


Kurang lebih dengan Amerika Serikat, Rusia juga mulai menyandang predikat negara adidaya setelah Perang Dunia II. Bedanya disini Moscow memiliki kendali yang tidak sebesar AS.

Mengingat kala itu Rusia adalah salah satu pihak sekutu yang mengalami kerugian cukup besar. Sebagian besar kemajuan negara ini diperoleh karena Industrialisasi yang dipaksakan kepada Rakyat Uni Soviet.

Kala itu, mantan Kepala Pemerintahan Uni Soviet Josef Stalin sempat mengungkapkan bahwa Rusia harus mengejar ketertinggalan 200 tahun dalam 20 tahun, jika ingin Bertahan Hidup di Dunia "Kapitalis Borjuis dan Imperialis" dan kemudian Kekuatan Fasis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Gawat! Delegasi Iran...
Gawat! Delegasi Iran Walk Out dari Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Saat Prancis Hujan Rekor...
Saat Prancis Hujan Rekor di Laga Kedua Grup I Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved