Eks Panglima Militer Ukraina Tegaskan Hampir Tak Ada Peluang Bertahan Hidup

Jum'at, 22 November 2024 - 00:01 WIB
loading...
Eks Panglima Militer...
Duta Besar Ukraina di Inggris Valery Zaluzny. Foto/ukrinform
A A A
LONDON - Duta Besar Kiev di London, Valery Zaluzny, menyatakan pasukan Ukraina yang saat ini sedang dilatih di Inggris untuk melawan Rusia harus mempersiapkan diri menghadapi kematian dan membunuh tanpa berpikir dua kali.

Pernyataan itu diungkapkan Zaluzny kepada para prajurit. Duta besar sekaligus jenderal bintang empat itu sebelumnya menjabat sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata Ukraina.

Pidato yang disampaikan Zaluzhny di kamp pelatihan di Inggris selatan dibagikan The Sun pada hari Selasa19/11/2024), setelah tabloid itu bergabung dengan tur pejabat tersebut ke fasilitas militer.

Menteri Angkatan Bersenjata Inggris Luke Pollard menemani jenderal Ukraina yang menjadi diplomat itu.

”Ingatlah bahwa perang menjadi semakin kejam setiap hari. Hampir tidak ada peluang untuk bertahan hidup,” ujar Zaluzhny memperingatkan para peserta pelatihan. “Belajarlah untuk tidak takut mati.”

Dia mendesak para pasukan mengembangkan persahabatan militer, menjadi saudara di medan perang, dan saling menjaga.

”Tidaklah cukup untuk menyelamatkan diri sendiri dan teman Anda, saudara Anda,” papar dia. “Anda masih harus menyelesaikan tugas. Untuk melakukan ini, Anda harus membunuh. Membunuh tanpa ragu-ragu.”

“Cintailah satu sama lain dan ingatlah Ukraina. Jika Anda pergi, mungkin orang lain akan menggantikan Anda, tetapi Ukraina akan tetap lestari,” ungkap Zaluzhny.

Pada bulan Februari, Zaluzhny dicopot dari jabatan militernya dan kemudian dari angkatan bersenjata secara keseluruhan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memecatnya setelah sang jenderal secara terbuka membantah visi pemimpin Ukraina tentang bagaimana perang melawan Rusia harus dilanjutkan.

Zaluzhny berpendapat pada saat itu bahwa konflik telah mencapai jalan buntu dan pasukan Ukraina harus bertahan.

Sejak saat itu, keseimbangan telah berpihak pada Rusia, yang pasukannya telah membuat kemajuan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Inggris adalah salah satu pendukung paling gigih upaya Kiev untuk mencapai kemenangan militer melawan Rusia.

Mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson secara memalukan mengatakan kepada Ukraina untuk "bertarung saja," setelah Kiev dan Moskow menyetujui rancangan gencatan senjata pada tahun 2022.

Militer Inggris telah melatih lebih dari 50.000 tentara Ukraina sejauh ini, menurut Kementerian Pertahanan Inggris.

Zelensky mengirim Zaluzhny ke kedutaan di London pada bulan Mei. Beberapa orang berpendapat penunjukan itu dimaksudkan menyingkirkan mantan pemimpin militer yang populer itu sebagai pesaing politik yang potensial pada pemilu yang selalu ditunda Zelensky.

Baca juga: Sampah Usang, Banyak Rudal ATACMS yang Dikirim AS ke Ukraina Kedaluwarsa pada 2015
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Berita Terkini
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Infografis
Transaksi Rp349 T, Sri...
Transaksi Rp349 T, Sri Mulyani Tegaskan: Tak Ada Perbedaan Data
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved