Pertama Kalinya, Paus Fransiskus Desak Penyelidikan Genosida Israel di Gaza

Senin, 18 November 2024 - 09:02 WIB
loading...
A A A
"Menurut beberapa pakar, apa yang terjadi di Gaza memiliki ciri-ciri genosida," kata Paus Fransiskus seperti dikutip dari harian Italia; La Stampa, Senin (18/11/2024).

"Kita harus menyelidiki dengan saksama untuk menentukan apakah hal ini sesuai dengan definisi teknis yang dirumuskan oleh para pakar hukum dan badan-badan internasional," imbuh dia.

Tahun lalu, Fransiskus bertemu secara terpisah dengan kerabat sandera Israel di Gaza dan warga Palestina yang hidup di tengah perang dan memicu "badai api" dengan menggunakan kata-kata yang biasanya dihindari oleh para diplomat Vatikan: "terorisme" dan, menurut warga Palestina: "genosida".

Paus Fransiskus saat itu berbicara tentang penderitaan warga Israel dan Palestina setelah pertemuannya, yang diatur sebelum kesepakatan pembebasan sandera antara Israel dan Hamas dan penghentian sementara pertempuran diumumkan.

Paus, yang minggu lalu juga bertemu dengan delegasi sandera Israel yang dibebaskan dan keluarga mereka yang mendesak kampanye untuk membawa pulang tawanan yang tersisa, memegang kendali editorial atas buku yang akan dirilis tersebut.

Perang dimulai ketika Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober 2023, menewaskan 1.200 orang dan menculik 250 orang sebagai sandera dan membawa mereka kembali ke Gaza, tempat puluhan orang masih berada.

Sedangkan perang brutal Israel selama setahun berikutnya telah menewaskan lebih dari 43.000 orang di Gaza, menurut pejabat kesehatan wilayah kantong Palestina tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Pengangguran Terbanyak di ASEAN, Indonesia Urutan Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved