5 Cara Keji Israel Membunuh Pemimpin Hamas dan Hizbullah, Salah Satunya Obat Pelemas Otot
Minggu, 17 November 2024 - 23:55 WIB
loading...
A
A
A
Mossad menembaknya di Absard, sebuah kota di sebelah timur Teheran, menggunakan senapan mesin yang dikendalikan dari jarak jauh. Fakhrizadeh diserang saat bepergian dengan kendaraan antipeluru, tetapi mobil Israel yang dioperasikan dari jarak jauh dengan senapan mesin yang dikendalikan dari jarak jauh menembaknya saat dia mencoba melarikan diri.
Dua agen memasuki Yordania menggunakan paspor Kanada palsu dan meracuni Meshaal dengan menyemprotkan racun ke telinganya. Raja Yordania, Hussein bin Talal, mengancam akan membatalkan perjanjian damai Yordania dengan Israel, yang kemudian menekan Mossad untuk merilis penawar racun tersebut.
Agen Mossad melumpuhkan Mabhouh dengan pelemas otot, lalu menyetrum dan mencekiknya dengan bantal.
4. Menggunakan Racun
Israel juga telah menggunakan identitas palsu untuk membunuh. Pada tahun 1997, agen Mossad berupaya membunuh Khaled Meshaal, yang saat itu menjabat sebagai kepala Hamas, di Amman, Yordania.Dua agen memasuki Yordania menggunakan paspor Kanada palsu dan meracuni Meshaal dengan menyemprotkan racun ke telinganya. Raja Yordania, Hussein bin Talal, mengancam akan membatalkan perjanjian damai Yordania dengan Israel, yang kemudian menekan Mossad untuk merilis penawar racun tersebut.
5. Memakai Obat Pelemah Otot
Agen Mossad juga membunuh kepala Hamas Mahmoud al-Mabhouh pada tahun 2010 di sebuah kamar hotel di Dubai. Untuk dapat memasuki Dubai, 26 agen Mossad menyamar sebagai warga negara Israel dengan paspor yang diperoleh dari berbagai negara Barat. Banyak pembunuh yang tertangkap kamera menyamar sebagai turis.Agen Mossad melumpuhkan Mabhouh dengan pelemas otot, lalu menyetrum dan mencekiknya dengan bantal.
(ahm)
Lihat Juga :