AS Bangun Pangkalan Rudal yang Berjarak Hanya 250 Km dari Perbatasan Rusia

Rabu, 13 November 2024 - 21:35 WIB
loading...
A A A
Sumber militer mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa sistem di Polandia hanya dapat digunakan untuk melawan rudal yang ditembakkan dari Timur Tengah dan radar akan memerlukan perubahan arah untuk mencegat proyektil dari Rusia, prosedur rumit yang memerlukan perubahan kebijakan.

Menteri Pertahanan Polandia Wladyslaw Kosiniak-Kamysz mengatakan pada hari Senin bahwa cakupan perisai tersebut perlu diperluas, yang akan dibahas Warsawa dengan NATO dan AS.

Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dijadwalkan bertemu Duda dan Perdana Menteri Donald Tusk di Warsawa nanti Rabu.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bertemu dengan pejabat NATO, Uni Eropa, dan Ukraina untuk membahas peningkatan dukungan bagi Ukraina sebelum Trump kembali ke Gedung Putih, di tengah kekhawatiran hal ini akan membahayakan bantuan di masa mendatang.

AS akan "terus memperkuat semua yang kami lakukan untuk Ukraina guna memastikan bahwa negara itu dapat secara efektif mempertahankan diri dari agresi Rusia ini", kata Blinken kepada wartawan di markas NATO.

Trump telah mengkritik pemerintahan Presiden Joe Biden karena memberikan bantuan puluhan miliar dolar kepada Ukraina dan telah berjanji untuk segera mengakhiri konflik tersebut – tanpa mengatakan bagaimana caranya. Para pendukung internasional Ukraina khawatir bahwa penyelesaian yang diatur secara tergesa-gesa terutama akan menguntungkan Presiden Rusia Vladimir Putin.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Berita Terkini
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Infografis
Tentara Bayaran dari...
Tentara Bayaran dari AS Bertebaran di Perbatasan Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved