Sapu Bersih 7 Swing State, Donald Trump Buktikan Diri sebagai Pemimpin yang Diidamkan Rakyat AS

Minggu, 10 November 2024 - 18:03 WIB
loading...
Sapu Bersih 7 Swing...
Donald Trump menyapu bersih kemenangan di tujuh swing state. Foto/IG/realdonaldtrump
A A A
WASHINGTON - Donald Trump memenangkan negara bagian Arizona dalam pemilihan presiden Amerika Serikat minggu ini. itu melengkapi sapu bersih Partai Republik di semua tujuh negara bagian yang masih belum jelas atau swing state.

Setelah empat hari penghitungan di negara bagian barat daya dengan populasi Hispanik yang besar, CNN dan NBC memproyeksikan Trump telah memperoleh 11 suara elektoralnya saat ia mengalahkan Wakil Presiden Kamala Harris.

Presiden Joe Biden yang akan segera lengser memperoleh kemenangan tipis namun krusial di Arizona pada tahun 2020 yang membuat Trump kalah setelah masa jabatan pertamanya.

Skala dan kekuatan kebangkitan Trump, yang juga membuat taipan real estate itu memenangkan suara rakyat dengan selisih sekitar 4 juta suara, telah mengirimkan gelombang kejut ke seluruh Partai Demokrat yang kalah.

Partai Republik telah kembali menguasai Senat dan tampaknya akan mempertahankan mayoritas di DPR berkat dukungan dari pemilih kelas pekerja kulit putih dan sebagian besar warga Hispanik.

CNN telah mengumumkan kemenangan Partai Republik untuk 213 kursi di DPR, dengan 218 kursi dibutuhkan untuk mayoritas di majelis rendah.

Angka-angka jaringan menunjukkan Demokrat memperoleh 205 kursi, meskipun tokoh-tokoh senior partai masih berharap mereka dapat meraih kemenangan tipis yang akan secara signifikan membatasi kekuasaan Trump.

NBC memperkirakan Partai Republik memperoleh 212 kursi sejauh ini, dan 204 untuk Demokrat.

Selain Arizona, enam negara bagian lain yang dimenangkan Trump dalam pemilihan presiden adalah Pennsylvania, Wisconsin, Michigan, North Carolina, Nevada, dan Georgia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Berita Terkini
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved