400 Video Seks yang Bocor Berkaitan dengan Perebutan Kekuasaan di Guinea Ekuatorial

Minggu, 10 November 2024 - 16:11 WIB
loading...
A A A
Engonga kemudian dibawa ke penjara Black Beach yang terkenal di ibu kota, Malabo, di mana diduga bahwa para penentang pemerintah menjadi sasaran perlakuan brutal.

Ponsel dan komputernya disita dan beberapa hari kemudian video-video intimnya mulai muncul di internet.

Referensi pertama yang ditemukan BBC tentang mereka di Facebook adalah dari tanggal 28 Oktober di halaman Diario Rombe, situs berita yang dikelola oleh seorang jurnalis yang diasingkan di Spanyol, yang mengatakan bahwa "jejaring sosial meledak dengan bocornya gambar dan video eksplisit".

Sebuah unggahan di X pada hari berikutnya menyebut "skandal monumental yang mengguncang rezim" sebagai "video porno membanjiri media sosial".

Namun, mereka diyakini awalnya muncul satu per satu beberapa hari sebelumnya di Telegram, di salah satu saluran platform yang dikenal karena menerbitkan gambar porno.

Gambar-gambar itu kemudian diunduh ke ponsel orang-orang dan dibagikan di antara grup WhatsApp di Guinea Ekuatorial, tempat gambar-gambar itu menimbulkan kehebohan.

Engonga dengan cepat diidentifikasi bersama dengan beberapa wanita dalam video tersebut, termasuk kerabat presiden dan istri menteri serta pejabat militer senior.

Pemerintah tidak dapat mengabaikan apa yang sedang terjadi dan pada tanggal 30 Oktober Wakil Presiden Teodoro Obiang Mangue (mantan pemilik sarung tangan Michael Jackson) memberi perusahaan telekomunikasi waktu 24 jam untuk mencari cara menghentikan penyebaran klip tersebut.

"Kita tidak dapat terus melihat keluarga berantakan tanpa mengambil tindakan apa pun," tulisnya di X.

"Sementara itu, asal usul publikasi ini sedang diselidiki untuk menemukan penulis atau para penulis dan membuat mereka bertanggung jawab atas tindakan mereka."

Karena peralatan komputer berada di tangan pasukan keamanan, kecurigaan jatuh pada seseorang di sana, yang, mungkin, berusaha menghancurkan reputasi Tn. Engonga sebelum persidangan.

Polisi telah meminta para wanita untuk maju untuk membuka kasus menentang Engonga atas tindakannya membagikan foto-foto intim tanpa persetujuan. Salah satu dari mereka telah mengumumkan bahwa dia akan menuntut Engonga.

Yang tidak jelas adalah mengapa Engonga membuat rekaman tersebut.

Namun, para aktivis telah mengemukakan kemungkinan motif lain di balik kebocoran yang mengejutkan tersebut.

Selain memiliki hubungan keluarga dengan presiden, Engonga adalah putra Baltasar Engonga Edjo'o, kepala serikat ekonomi dan moneter regional, Cemac, dan sangat berpengaruh di negara tersebut.

"Apa yang kita lihat adalah akhir dari sebuah era, akhir dari presiden saat ini, dan ada [pertanyaan] suksesi dan ini adalah pertikaian internal yang kita lihat," kata aktivis Equatoguinean Nsang Christia Esimi Cruz, yang sekarang tinggal di London.

Berbicara kepada podcast BBC Focus on Africa, dia menuduh bahwa Wakil Presiden Obiang berusaha untuk secara politis menyingkirkan "siapa pun yang dapat menantang suksesinya".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Anggota DPR Amerika...
2 Anggota DPR Amerika Serikat Mundur karena Skandal Seks
Netanyahu Serang Eks...
Netanyahu Serang Eks PM Ehud Barak, Sebut Epstein Tak Bekerja untuk Israel
20 Tentara Malaysia...
20 Tentara Malaysia Terlibat Skandal Budaya Yeye
Bukti Foto: Bill Clinton...
Bukti Foto: Bill Clinton hingga Michael Jackson Bagian dari Circle Penjahat Seks Jeffrey Epstein
Kakak dan Adik Kandung...
Kakak dan Adik Kandung Lakukan Hubungan Sedarah hingga Miliki Bayi, Hebohkan Malaysia
Partai Demokrat AS Rilis...
Partai Demokrat AS Rilis 100 Foto Baru dari Harta Milik Predator Seks Epstein
China Melakukan Penelitian...
China Melakukan Penelitian Reproduksi Manusia di Luar Angkasa
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Gawat! Iran Beri Sinyal...
Gawat! Iran Beri Sinyal Tutup Bab Al Mandab, Jalur Pasokan Energi Dunia
Rekomendasi
UNJ Dorong Pendidikan...
UNJ Dorong Pendidikan Inklusif melalui Penguatan Kapasitas Guru di PKBM Ghaisan Cendekia
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
Berita Terkini
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved