Bakal Ikut Melawan Kiev, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara vs Ukraina

Jum'at, 08 November 2024 - 16:15 WIB
loading...
Bakal Ikut Melawan Kiev,...
Pemimpin Korut Kim Jong-un memeriksa kesiapan pasukan militernya. Foto/anadolu
A A A
PYONGYANG - Perbandingan kekuatan militer Korea Utara vs Ukraina menarik diketahui. Baru-baru ini, tentara Pyongyang dilaporkan telah masuk ke wilayah perbatasan Rusia di Kursk dan bersiap berhadapan dengan tentara Kiev.

Sumber-sumber Barat menyebut Korea Utara telah mengirim 10.000-12.000 tentara ke Rusia.

Sementara Presiden Vladimir Putin mengatakan dia memiliki hak untuk mengerahkan tentara Pyongyang, Ukraina dan sekutunya mengutuk pengerahan pasukan itu karena khawatir meningkatkan eskalasi perang.

Tentara Ukraina sebelumnya maju ke Kursk dengan serangan mendadak pada awal Agustus dan menguasai banyak desa.

Nah, kemungkinan Rusia ingin merebut kembali wilayah tersebut dan mencoba mengandalkan dukungan tentara Korea Utara.

Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara vs Ukraina

1. Peringkat Militer


Korea Utara dan Ukraina masuk deretan nama dalam daftar pemeringkatan Global Fire Power (GFP) 2024. Soal peringkat, Kiev ternyata lebih unggul dari Pyongyang.

Pada sisi Korea Utara, mereka berada di peringkat ke-36 dengan skor index 0,5313. Sementara Ukraina bertengger di urutan ke-18 dengan poin index 0,2598.

2. Jumlah Tentara


Korea Utara diperkirakan memiliki tentara aktif mencapai 1,32 juta. Selain itu, ada juga 560 ribu tentara cadangan serta 100.000 pasukan paramiliter.

Sedangkan di pihak Ukraina, mereka punya 900 ribu tentara aktif. Lalu, kekuatannya juga didukung 1,2 juta pasukan cadangan dan 100 ribu paramiliter.

Menurut sumber-sumber Barat, sementara ini diperkirakan ada lebih dari 10 ribu tentara Korea Utara yang dikerahkan menuju Rusia.

Mengutip DW, Badan intelijen Korea Selatan menduga pasukan Korut itu adalah unit khusus yang sangat terlatih.

Menurutnya, selama ini militer Korea Utara dirancang untuk berperang di Semenanjung Korea dan bukan untuk dikerahkan ke luar negeri.

Terlebih, tidak ada laporan yang menyebut prajurit Korut pernah dinas ke luar negeri sebelumnya.

Kemungkinan, mereka akan diberi tugas khusus seperti di bidang logistik atau terkait dengan rudal Korea Utara yang dikirim ke Rusia.

Sebaliknya, sumber lain menyebut pengerahan tentara Korut ditujukan untuk mengisi garis depan, sehingga akan menjadi ‘samsak’ saja.

3. Persenjataan


Pada sisi persenjataan udara, Korea Utara punya 440 jet tempur, 132 pesawat penyerang, 1 pesawat angkut, 173 pesawat latih, dan 205 helikopter.

Sementara Ukraina memiliki 130 helikopter, 3 pesawat misi khusus, 73 pesawat latih, 24 pesawat angkut, 30 pesawat penyerang, serta 72 jet tempur.

Beralih ke darat, Pyongyang dibekali 5.845 tank, 24.696 kendaraan lapis baja, 4.500 self propelled artillery, dan 4.500 towed artillery.

Sedangkan Kiev punya 1.012 towed artillery, 1.205 self propelled artillery, 22.110 kendaraan lapis baja, dan 1.777 tank.

Pada bagian laut, Korut punya 35 kapal selam, 1 fregat, 4 korvet, dan 169 kapal patroli. Di sisi Ukraina, mereka memiliki 33 kapal patroli dan 3 mine warfare.

Tanggapan Putin dan Zelensky soal Pengerahan Tentara Korea Utara


Menurut laporan The Independent, Vladimir Putin tidak membantah keterlibatan Korea Utara dalam perang Ukraina. Hal ini diungkapnya sebagai jawaban atas penolakan Barat terhadap laporan Kremlin terkait situasi di sana.

Melihat ke belakang, Putin dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dilaporkan sempat menandatangani perjanjian bantuan bersama pada Juni guna memfasilitasi transfer amunisi dan rudal bagi upaya perang Moskow.

Tahun ini, Putin juga mengunjungi Pyongyang untuk menandatangani pakta pertahanan yang menyerukan bantuan timbal balik menggunakan semua cara yang tersedia jika terjadi agresi terhadap salah satu negara.

Sementara itu, sejumlah pihak mengaitkan keputusan Putin ini sebagai bentuk kekhawatiran. Menurutnya, Rusia membutuhkan lebih banyak tentara jumlah korban dari sisi Moskow di Ukraina sangat tinggi.

Pada sisi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, ia mengaku cemas dan mendesak sekutu Ukraina untuk mengambil langkah-langkah guna mencegah pengerahan pasukan Korea Utara.

Ia juga berharap sekutu-sekutunya cepat bergerak alih-alih hanya “menonton” dan “menunggu”.

Melalui sebuah kesempatan, Zelensky juga mengatakan dirinya yakin pasukan Korea Utara nantinya akan dikirim ke garis depan.

"Ukraina pada dasarnya akan dipaksa untuk berperang melawan Korea Utara di Eropa," katanya.

Imbalan Korea Utara jika Bantu Rusia


Korea Utara memiliki salah satu angkatan darat terbesar di dunia. Pengerahan pasukan ke Rusia dapat memberi tentaranya pengalaman tempur, sehingga bisa meningkatkan potensi ancaman terhadap Korea Selatan.

Sebelum pengerahan pasukan, Korut sudah memasok Rusia dengan beberapa juta butir amunisi dan sejumlah rudal balistik. Sementara Rusia membalasnya dengan makanan, bahan bakar, dan mungkin teknologi satelit.

Seorang pengamat CSIS juga menyebut Kim Jong Un dapat mencoba untuk meningkatkan tuntutannya kepada Putin.

Kim sendiri sebenarnya sangat tertarik pada teknologi militer mutakhir seperti rudal antarbenua dan kapal selam nuklir, sehingga ia bisa nantinya meminta informasi seputar itu kepada Rusia.

Namun, jawaban Putin tentang memenuhi permintaan ini adalah masalah lain. Semua akan dipastikan dalam beberapa waktu ke depan.

Demikian ulasan mengenai perbandingan kekuatan militer Korea Utara vs Ukraina yang bisa diketahui.

Baca juga: Hizbullah Umumkan Rudal Baru dengan Mengebom Pangkalan Militer Israel Dekat Tel Aviv
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Dasar Laut Terangkat...
Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina
Rekomendasi
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Bagaimana Presiden FIFA...
Bagaimana Presiden FIFA Keliling 4 Zona Waktu Setiap Hari Selama Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Berita Terkini
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan vs Afghanistan: Bak David vs Goliath
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved