Jenderal Iran: Serangan terhadap Israel Pasti Dilakukan!
Senin, 04 November 2024 - 07:13 WIB
loading...
Wakil Panglima IRGC Brigadir Jenderal Ali Fadavi menyatakan Iran sudah pasti akan meluncurkan serangan baru terhadap Israel. Foto/Washington Institute
A
A
A
TEHERAN - Wakil Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Brigadir Jenderal Ali Fadavi mengatakan Iran sudah pasti akan meluncurkan serangan baru terhadap Israel.
Itu disampaikan sang jenderal pada hari Minggu atau sehari setelah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei bersumpah untuk membalas serangan Israel 26 Oktober dengan keras.
"Rincian tidak dapat dibahas, tetapi pasti akan dilakukan," kata Fadavi, seperti dikutip dari ISNA, Senin (4/11/2024).
Baca Juga: China dan Rusia Dikecam karena Bungkam saat Israel Serang Iran
Menurut laporan ISNA, serangan Iran terhadap Israel berikutnya kemungkinan akan dinamai dengan sandi "Operasi Janji Sejati III", sejalan dengan serangan rudal sebelumnya terhadap Israel pada April dan Oktober lalu.
Pada hari Sabtu, Khamenei mengatakan Teheran dan sekutu regionalnya akan memberikan "respons penghancuran" terhadap Israel, serta sekutunya; Amerika Serikat (AS) setelah serangan Israel terhadap negara Islam tersebut pada 26 Oktober lalu.
Itu disampaikan sang jenderal pada hari Minggu atau sehari setelah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei bersumpah untuk membalas serangan Israel 26 Oktober dengan keras.
"Rincian tidak dapat dibahas, tetapi pasti akan dilakukan," kata Fadavi, seperti dikutip dari ISNA, Senin (4/11/2024).
Baca Juga: China dan Rusia Dikecam karena Bungkam saat Israel Serang Iran
Menurut laporan ISNA, serangan Iran terhadap Israel berikutnya kemungkinan akan dinamai dengan sandi "Operasi Janji Sejati III", sejalan dengan serangan rudal sebelumnya terhadap Israel pada April dan Oktober lalu.
Pada hari Sabtu, Khamenei mengatakan Teheran dan sekutu regionalnya akan memberikan "respons penghancuran" terhadap Israel, serta sekutunya; Amerika Serikat (AS) setelah serangan Israel terhadap negara Islam tersebut pada 26 Oktober lalu.
Lihat Juga :