Bagaimana Umat Muslim AS Jadi Rebutan antara Donald Trump dan Kamala Harris?

Kamis, 31 Oktober 2024 - 17:50 WIB
loading...
Bagaimana Umat Muslim...
Umat Muslim di AS memiliki pengaruh besar pada pemilu AS. Foto/Press TV
A A A
WASHINGTON - Dalam pemilihan presiden Amerika Serikat minggu depan, dua setengah juta pemilih yang tidak diduga dapat memainkan peran sebagai Kingmaker,yakni warga Muslim Amerika.

Joe Biden memenangkan sekitar 75% suara Muslim pada tahun 2020 tetapi banyak pemilih Muslim dan Arab telah secara terbuka bersumpah untuk tidak menghargai keterlibatan Partai Demokrat yang sedang menjabat dalam genosida Gaza, pemboman Lebanon, Iran dan Yaman, dan ujung tombak domestik dari apa yang disebut pengecualian Palestina terhadap kebebasan berbicara.

Muhammad Sankari, Jaringan Komunitas Palestina AS, mengungkapkan, "Saya sangat yakin bahwa komunitas kami tidak akan memilih kandidat yang mendukung genosida."

Sankari mengungkapkan, Kamala Harris telah keluar dan memperjelas bahwa dia mendukung genosida, dan Trump telah keluar dan memperjelas bahwa dia mendukung genosida.

Baca Juga: Pilih Kompromi atau Perang Besar di Timur Tengah?

"Saya pikir sekarang ada banyak orang yang mempertanyakan apa yang kita lakukan saat ini, tetapi saya pikir kenyataannya adalah bahwa sebagian besar komunitas kita tidak akan memberikan suara untuk kandidat yang mendukung genosida, dan Partai Demokrat bertanggung jawab atas hal itu," papar Muhammad Sankari, dilansir Press TV.
Perubahan bersejarah tampaknya akan terjadi, menurut jajak pendapat yang mengejutkan bulan lalu dari Council on American Islamic Relations, organisasi advokasi Muslim terbesar di negara itu.

Di enam negara bagian yang disebut sebagai negara bagian yang menentukan, kandidat presiden dari Partai Hijau, Jill Stein, hampir imbang dengan Kamala Harris dalam hal minat pemilih Muslim secara keseluruhan, masing-masing sebesar 29%. Stein unggul di Michigan, Wisconsin, dan Arizona, sementara Donald Trump unggul di Nevada.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Iran Klaim Hancurkan...
Iran Klaim Hancurkan 11 Pesawat Militer dan Bunuh 200 Tentara AS, Sebut Data Pentagon Bohong
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Iran Ngadu ke Rusia:...
Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!
Rekomendasi
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
Satgas Ketenagakerjaan...
Satgas Ketenagakerjaan Polri Tangani 97 Kasus, Pakar: Komitmen Kapolri Lindungi Buruh
30 Tahun Kudatuli, PDIP...
30 Tahun Kudatuli, PDIP Pentaskan Ulang Tragedi Berdarah Penyerbuan Kantor PDI
Berita Terkini
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved