AS Ibaratkan Iran Telanjang setelah Seluruh Sistem Rudal S-300 Dilumpuhkan Israel

Kamis, 31 Oktober 2024 - 07:05 WIB
loading...
A A A
“Itu bukan [alat dasar] yang kami serang," ujarnya.

Dua peneliti Amerika mengatakan kepada Reuters minggu lalu bahwa serangan udara Israel menghantam gedung-gedung yang digunakan Iran untuk mencampur bahan bakar padat untuk rudal balistik dan bahwa ini mungkin telah secara signifikan menghambat kemampuan Iran untuk memproduksi rudal secara massal.

"Serangan terhadap pertahanan udara tersebut menyebabkan kekhawatiran mendalam di Iran," tulis The New York Times, mengutip tiga pejabat Iran yang tidak disebutkan namanya—salah satunya dari kementerian minyak negara itu.

S-300 memiliki jangkauan hingga 200 kilometer (125 mil) dan kemampuan untuk melacak dan menyerang beberapa target secara bersamaan. Sistem ini dianggap sebagai salah satu senjata pertahanan udara paling ampuh di dunia dan dapat digunakan untuk menembak jatuh rudal maupun pesawat.

Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letnan Jenderal Herzi Halevi pada Selasa memperingatkan Iran untuk tidak melakukan serangan-serangan lebih lanjut terhadap Israel.

"Jika Republik Islam itu menyerang lagi, Israel akan menjangkau Iran dengan kemampuan-kemampuan yang bahkan tidak kami gunakan kali ini, dan menghantam dengan sangat keras baik kemampuan-kemampuan maupun tempat-tempat yang kami selamatkan kali ini," katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Trump Tuduh China Pegang...
Trump Tuduh China Pegang 220 Juta Data Pemilih AS, Sebut Skandal Terbesar dalam Sejarah
Rekomendasi
Pengamat: Kapolri Tak...
Pengamat: Kapolri Tak Kriminalisasi Febrie, Penetapan Tersangka Sesuai KUHAP
Kemarau Makin Meluas,...
Kemarau Makin Meluas, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lokal Masih Tetap Ada
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 3.500 Meter
Berita Terkini
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved