Hadapi Perang dengan Israel, Iran Tingkatkan Anggaran Militer hingga 200 Persen
Kamis, 31 Oktober 2024 - 02:21 WIB
loading...
A
A
A
Dewan Hubungan Luar Negeri, sebuah lembaga pemikir yang berkantor pusat di Washington, DC, mengatakan Amerika Serikat memberikan sedikitnya USD12,5 miliar dalam bentuk bantuan militer kepada Israel dari 7 Oktober 2023 hingga April 2024.
Baca Juga: 3 Alasan Israel Mengalami Kekalahan Perang di Lebanon dan Gaza
Pada tahun 2022, pengeluaran Iran untuk militernya adalah USD6,85 miliar, menurut data terbaru yang diterbitkan oleh Bank Dunia.
Pada hari Sabtu, militer Israel melancarkan serangan terhadap pangkalan militer di Iran, menghantam sekitar 20 lokasi selama beberapa jam di Ilam, Khuzestan dan Teheran, menewaskan empat tentara.
Melaporkan dari Teheran, Resul Serdar dari Al Jazeera mengatakan "rasa urgensi" meningkat di Iran menyusul serangan "di wilayahnya sendiri untuk pertama kalinya sejak Perang Iran-Irak pada 1980-an".
Respons Israel sudah lama diharapkan setelah Iran meluncurkan rentetan rudal dan pesawat nirawak ke Israel pada 1 Oktober, menembakkan sekitar 200 proyektil. Iran mengatakan serangan itu sebagai balasan atas serangan dalam beberapa bulan terakhir yang menewaskan para pemimpin kelompok Hizbullah Lebanon, kelompok Palestina Hamas, dan militer Iran.
Baca Juga: 3 Alasan Israel Mengalami Kekalahan Perang di Lebanon dan Gaza
Pada tahun 2022, pengeluaran Iran untuk militernya adalah USD6,85 miliar, menurut data terbaru yang diterbitkan oleh Bank Dunia.
Pada hari Sabtu, militer Israel melancarkan serangan terhadap pangkalan militer di Iran, menghantam sekitar 20 lokasi selama beberapa jam di Ilam, Khuzestan dan Teheran, menewaskan empat tentara.
Melaporkan dari Teheran, Resul Serdar dari Al Jazeera mengatakan "rasa urgensi" meningkat di Iran menyusul serangan "di wilayahnya sendiri untuk pertama kalinya sejak Perang Iran-Irak pada 1980-an".
Respons Israel sudah lama diharapkan setelah Iran meluncurkan rentetan rudal dan pesawat nirawak ke Israel pada 1 Oktober, menembakkan sekitar 200 proyektil. Iran mengatakan serangan itu sebagai balasan atas serangan dalam beberapa bulan terakhir yang menewaskan para pemimpin kelompok Hizbullah Lebanon, kelompok Palestina Hamas, dan militer Iran.
Lihat Juga :