Hanya Perang Sandiwara, Israel Ternyata Peringatkan Iran Sebelum Melancarkan Serangan
Minggu, 27 Oktober 2024 - 18:43 WIB
loading...
Perang Israel dan Iran hanya sandiwara karena Zionis sudah memperingatkan akan adanya serangan. Foto/X
A
A
A
TEHERAN - Israel menyampaikan peringatan kepada Iran melalui beberapa pihak ketiga sebelum serangan rudalnya terhadap Republik Islam pada Sabtu lalu.
Itu berdasarkan laporan Axios yang mengutip tiga sumber anonim. Menurut media tersebut, Israel mengindikasikan jenis target yang akan diserangnya, sambil memperingatkan Teheran agar tidak membalas.
Pada Sabtu pagi, juru bicara IDF Daniel Hagari melaporkan bahwa pasukan Israel sedang melakukan "serangan tepat sasaran terhadap target militer" di Iran. Operasi tersebut, yang dilaporkan diberi nama sandi 'Hari-hari Pertobatan,' diluncurkan "sebagai tanggapan atas serangan terus-menerus selama berbulan-bulan dari rezim di Iran terhadap Negara Israel," jelasnya.
"Israel telah menjelaskan kepada Iran sebelumnya apa yang akan mereka serang secara umum dan apa yang tidak akan mereka serang," lapor Axios. Media AS tersebut menegaskan bahwa hal ini mencerminkan "upaya untuk membatasi pertukaran serangan yang sedang berlangsung antara Israel dan Iran dan mencegah eskalasi yang lebih luas."
Baca Juga: Citra Satelit Tunjukkan Fasilitas Senjata Nuklir Iran Jadi Target Serangan Israel
Menurut laporan tersebut, Israel juga memperingatkan Republik Islam tersebut agar tidak menanggapi serangannya, dengan mengancam serangan yang lebih dahsyat jika Teheran benar-benar membalas.
Axios mengklaim bahwa Menteri Luar Negeri Belanda Caspar Veldkamp adalah salah satu saluran yang digunakan oleh Israel untuk menyampaikan pesannya kepada Iran. Dalam sebuah posting di X (sebelumnya Twitter) pada hari Jumat, diplomat tersebut mengonfirmasi bahwa ia telah berbicara "dengan Menteri Luar Negeri Iran tentang perang dan meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut."
Itu berdasarkan laporan Axios yang mengutip tiga sumber anonim. Menurut media tersebut, Israel mengindikasikan jenis target yang akan diserangnya, sambil memperingatkan Teheran agar tidak membalas.
Pada Sabtu pagi, juru bicara IDF Daniel Hagari melaporkan bahwa pasukan Israel sedang melakukan "serangan tepat sasaran terhadap target militer" di Iran. Operasi tersebut, yang dilaporkan diberi nama sandi 'Hari-hari Pertobatan,' diluncurkan "sebagai tanggapan atas serangan terus-menerus selama berbulan-bulan dari rezim di Iran terhadap Negara Israel," jelasnya.
"Israel telah menjelaskan kepada Iran sebelumnya apa yang akan mereka serang secara umum dan apa yang tidak akan mereka serang," lapor Axios. Media AS tersebut menegaskan bahwa hal ini mencerminkan "upaya untuk membatasi pertukaran serangan yang sedang berlangsung antara Israel dan Iran dan mencegah eskalasi yang lebih luas."
Baca Juga: Citra Satelit Tunjukkan Fasilitas Senjata Nuklir Iran Jadi Target Serangan Israel
Menurut laporan tersebut, Israel juga memperingatkan Republik Islam tersebut agar tidak menanggapi serangannya, dengan mengancam serangan yang lebih dahsyat jika Teheran benar-benar membalas.
Axios mengklaim bahwa Menteri Luar Negeri Belanda Caspar Veldkamp adalah salah satu saluran yang digunakan oleh Israel untuk menyampaikan pesannya kepada Iran. Dalam sebuah posting di X (sebelumnya Twitter) pada hari Jumat, diplomat tersebut mengonfirmasi bahwa ia telah berbicara "dengan Menteri Luar Negeri Iran tentang perang dan meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut."
Lihat Juga :