Trump Kecam Harris Asyik Berpesta saat Timur Tengah Membara
Sabtu, 26 Oktober 2024 - 12:30 WIB
loading...
A
A
A
"Kamala juga benar-benar jatuh bebas dengan populasi Arab dan Muslim di Michigan. Dia benar-benar jatuh bebas," ujar Trump.
"Dia mengirim pekerjaan mereka ke luar negeri, membawa kejahatan ke kota-kota mereka, dan malam ini di Timur Tengah, itu seperti kotak api yang siap meledak. Orang-orang terbunuh pada tingkat yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Dan itu sedang terjadi sekarang,” ungkap Trump.
Trump juga berusaha menyoroti kritik yang diterima Harris karena menyoroti dukungan terhadapnya dari mantan anggota DPR Partai Republik Liz Cheney dan ayahnya, mantan Wakil Presiden Dick Cheney.
“Mengapa Muslim mendukung Kamala ketika dia merangkul Liz Cheney yang membenci Muslim? Bisakah Anda mempercayainya? Liz Cheney, pecundang total, yang ayahnya membawa perang dan kematian selama bertahun-tahun ke Timur Tengah,” papar Trump.
Pernyataan Trump merujuk pada Cheney yang lebih tua, yakni salah satu tokoh paling berkuasa dalam pemerintahan George W Bush, yang melancarkan perang di Afghanistan dan Irak setelah serangan pada 11 September 2001.
"Dia mengirim pekerjaan mereka ke luar negeri, membawa kejahatan ke kota-kota mereka, dan malam ini di Timur Tengah, itu seperti kotak api yang siap meledak. Orang-orang terbunuh pada tingkat yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Dan itu sedang terjadi sekarang,” ungkap Trump.
Trump juga berusaha menyoroti kritik yang diterima Harris karena menyoroti dukungan terhadapnya dari mantan anggota DPR Partai Republik Liz Cheney dan ayahnya, mantan Wakil Presiden Dick Cheney.
“Mengapa Muslim mendukung Kamala ketika dia merangkul Liz Cheney yang membenci Muslim? Bisakah Anda mempercayainya? Liz Cheney, pecundang total, yang ayahnya membawa perang dan kematian selama bertahun-tahun ke Timur Tengah,” papar Trump.
Pernyataan Trump merujuk pada Cheney yang lebih tua, yakni salah satu tokoh paling berkuasa dalam pemerintahan George W Bush, yang melancarkan perang di Afghanistan dan Irak setelah serangan pada 11 September 2001.
Lihat Juga :