Komandan IRGC: Serangan Israel ke Iran Diprediksi Berskala Kecil

Rabu, 23 Oktober 2024 - 18:48 WIB
loading...
Komandan IRGC: Serangan...
Garda Revolusi Iran sudah siap menyambut serangan Israel. Foto/IRIB News
A A A
TEHERAN - Seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Mohammad Ali Jafari mengatakan bahwa Israel mungkin melakukan serangan "terbatas dan kecil" terhadap Iran sebagai balasan atas serangan rudal terhadap Israel awal bulan ini.

Jafari mengungkapkan, respons Teheran akan bergantung pada skala serangan Israel.

"Israel mungkin melancarkan serangan putus asa, terbatas, dan kecil sehingga dapat mengatakan bahwa mereka telah merespons," kata Mohammad Ali Jafari, yang memimpin Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dari tahun 2007 hingga 2019, mengatakan kepada wartawan di Teheran, dilansir Al Arabiya.

Baca Juga: Pangkalan AS di Suriah Jadi Target Serangan Roket

Bagaimana respons Iran?

“Respons Iran akan bergantung pada intensitas serangan musuh. Serangan besar akan dibalas dengan respons yang lebih besar,” kata Jafari.

“Saya meyakinkan rakyat [Iran] bahwa Israel tidak akan melakukan tindakan yang signifikan,” imbuhnya.

Pada tanggal 1 Oktober, Iran meluncurkan sekitar 200 rudal ke Israel sebagai balasan atas terbunuhnya kepala Hizbullah Hassan Nasrallah dan komandan Iran Abbas Nilforoushan di Beirut bulan lalu. Teheran juga mengatakan serangan rudal itu sebagai respons atas pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran pada bulan Juli.

Meskipun Israel telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan Nasrallah dan Nilforoushan, Israel belum secara resmi mengakui keterlibatannya dalam kematian Haniyeh, meskipun secara luas diduga berada di baliknya.

Israel telah berjanji untuk menanggapi serangan 1 Oktober itu, dengan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant menjanjikan respons yang akan “mematikan, tepat, dan mengejutkan.”

Pejabat Iran telah berulang kali memperingatkan selama beberapa minggu terakhir bahwa setiap serangan Israel terhadap Iran tidak akan dibiarkan begitu saja.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved