Kisah Bos Hamas Yahya Sinwar, Lahir di Kamp Pengungsian dan Dipenjara Israel 23 Tahun

Rabu, 23 Oktober 2024 - 11:27 WIB
loading...
A A A
Dia juga menulis novel berjudul The Thorn and the Carnation, yang terinspirasi dari pengalaman hidupnya sendiri saat tumbuh besar di Gaza.

Pada tahun 2011, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyetujui kesepakatan yang membebaskan 1.047 tahanan Palestina dengan imbalan Gilad Shalit, seorang tentara Israel yang diculik pada tahun 2006.

Sinwar adalah salah satu tahanan paling terkemuka yang dibebaskan sebagai bagian dari kesepakatan itu.

Naik ke Puncak Hamas


Dia dengan cepat naik pangkat di Hamas setelah dibebaskan, dan dalam waktu satu tahun terpilih menjadi biro politiknya.

Secara khusus, dia ditugaskan untuk berkoordinasi dengan Brigade Qassam, sayap bersenjata Hamas.

Sinwar sangat terlibat, baik secara politik maupun militer, dalam upaya Hamas selama perang tujuh pekan dengan Israel pada musim panas tahun 2014.

Beberapa bulan setelah perang itu, Amerika Serikat menambahkan Sinwar ke dalam daftar yang melabelinya sebagai "teroris global yang ditunjuk secara khusus".

Pada tahun 2017, dia menjadi pemimpin Hamas di Gaza, peran yang akan dipegangnya hingga beberapa bulan yang lalu.

Pada tahun 2017, dia mempelopori pembicaraan rekonsiliasi Hamas dengan Fatah dan Otoritas Palestina (PA) di bawah pengawasan Mesir, yang dengannya dia menjaga hubungan keamanan yang erat.

"(Sinwar) adalah pendukung kuat persatuan Palestina," ungkap Bassem Naim, pejabat Hamas, kepada Middle East Eye awal tahun ini.

Perlawanan Damai dan Bersenjata


Taktiknya mencakup tindakan tanpa kekerasan dan bersenjata.

Pada tahun 2018, dia memainkan peran utama dalam mengorganisasi protes damai "Great March of Return", yang menuntut diakhirinya pengepungan di Gaza dan hak untuk kembali bagi para pengungsi.

Aksi tersebut ditindak secara brutal oleh pasukan Israel, yang menewaskan 230 pengunjuk rasa.

Dia juga mempelopori Operasi Pedang Yerusalem, nama Hamas untuk operasinya sebagai respons atas pemboman Israel di Gaza antara tanggal 6 dan 21 Mei 2021.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Cerita Striker Irak...
Cerita Striker Irak di Piala Dunia 2026, Hampir Putus Asa usai Ayah Tewas Ditembak saat Perang
Rekomendasi
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Berita Terkini
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved