Prabowo Jadi Presiden, Rusia Berharap Dapat Kirim 11 Jet Tempur Su-35 ke Indonesia

Senin, 21 Oktober 2024 - 11:18 WIB
loading...
A A A
Sementara F-16V akan memberikan peningkatan kinerja secara langsung, ia mungkin tidak menghadirkan teknologi canggih yang diharapkan akan dibawa oleh Su-35.

F-35, jet tempur siluman generasi kelima AS, juga telah dibahas sebagai opsi potensial. Namun, ia tetap menjadi pilihan yang tidak mungkin karena biayanya yang tinggi dan kompleksitas politik seputar penjualan senjata ke negara-negara non-NATO.

Harga F-35 yang mahal dan tantangan logistik yang terkait dengan pemeliharaannya kemungkinan akan membuatnya tidak terjangkau bagi Indonesia, mengingat keterbatasan anggaran pertahanannya.

Sementara Rusia terutama dikaitkan dengan kesepakatan Su-35, telah ada diskusi tentang pesawat Rusia potensial lainnya, seperti menambahkan lebih banyak MiG-29 ke armada Indonesia.

MiG-29 dikenal dengan kinerja yang solid, tetapi tidak memiliki teknologi canggih seperti Su-35, sehingga menjadi pilihan yang kurang menguntungkan untuk memodernisasi pertahanan udara Indonesia dalam jangka panjang.

Saat Indonesia terus mengevaluasi pilihannya, keputusan tentang jet tempur mana yang akan dibeli masih belum pasti.

Negara ini berada di bawah tekanan yang cukup besar untuk memodernisasi Angkatan Udara-nya di tengah meningkatnya ketegangan regional, keterbatasan anggaran, dan kompleksitas diplomasi internasional.

Pilihan Indonesia kemungkinan akan bergantung pada kombinasi biaya, keunggulan teknologi, dan pertimbangan politik.

Faktor geopolitik memainkan peran penting dalam proses pengambilan keputusan.

AS, bersama dengan sekutunya, telah menjatuhkan sanksi kepada Rusia setelah konflik yang sedang berlangsung di Ukraina, dan sanksi ini dapat memengaruhi keputusan Indonesia untuk membekukan kesepakatan Su-35.

Jika sanksi ini dicabut atau dilonggarkan, mungkin ada minat baru terhadap pesawat Rusia.

Namun, kenyataannya adalah bahwa Indonesia juga harus menjaga hubungan yang kuat dengan kekuatan global lainnya, khususnya AS, serta dengan negara-negara tetangga, yang semuanya memengaruhi kalkulasi strategis yang lebih luas.

Pada akhirnya, kesepakatan Su-35 tetap beku, dan sementara Rusia tetap berharap kesepakatan itu dapat dihidupkan kembali, Indonesia menghadapi jalan yang menantang ke depannya karena berupaya untuk meningkatkan kemampuan pertahanan udaranya dalam lanskap global yang semakin kompleks.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Ayesha Farooq, Pilot...
Ayesha Farooq, Pilot Jet Tempur Perempuan Pakistan yang Jadi Pahlawan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved