Al-Azhar soal Israel Bunuh Yahya Sinwar: Mati demi Palestina Adalah Kehormatan Tak Tertandingi
Minggu, 20 Oktober 2024 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
Pada Kamis malam, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeklaim bahwa Sinwar telah dibunuh, memperingatkan: “Perang belum berakhir.”
Israel yakin Sinwar adalah arsitek Operasi Badai Al-Aqsa yang dilakukan oleh faksi-faksi Palestina di Gaza, termasuk Hamas dan Jihad Islam Palestina, terhadap permukiman Israel dan pangkalan militer di sekitar Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023.
Operasi itu menyebabkan kerugian manusia dan militer yang signifikan bagi Tel Aviv dan berdampak negatif pada reputasi badan keamanan dan intelijen Israel di tingkat internasional.
Pada 6 Agustus, Hamas mengumumkan bahwa mereka telah memilih Sinwar, yang dikenal sebagai "Abu Ibrahim", sebagai kepala biro politiknya, menggantikan Ismail Haniyeh, yang dibunuh di Ibu Kota Iran, Teheran, pada 31 Juli, dalam sebuah serangan yang dikaitkan dengan Tel Aviv, meskipun Israel tidak mengeklaim bertanggung jawab.
Israel yakin Sinwar adalah arsitek Operasi Badai Al-Aqsa yang dilakukan oleh faksi-faksi Palestina di Gaza, termasuk Hamas dan Jihad Islam Palestina, terhadap permukiman Israel dan pangkalan militer di sekitar Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023.
Operasi itu menyebabkan kerugian manusia dan militer yang signifikan bagi Tel Aviv dan berdampak negatif pada reputasi badan keamanan dan intelijen Israel di tingkat internasional.
Pada 6 Agustus, Hamas mengumumkan bahwa mereka telah memilih Sinwar, yang dikenal sebagai "Abu Ibrahim", sebagai kepala biro politiknya, menggantikan Ismail Haniyeh, yang dibunuh di Ibu Kota Iran, Teheran, pada 31 Juli, dalam sebuah serangan yang dikaitkan dengan Tel Aviv, meskipun Israel tidak mengeklaim bertanggung jawab.
(mas)
Lihat Juga :