1 Tahun Dibombardir Israel, Gaza Mengalami Kerugian hingga Rp496 Triliun

Rabu, 09 Oktober 2024 - 19:44 WIB
loading...
A A A
"Saya sudah berkali-kali mencoba menghidupkan kembali usaha saya dan mengimpor daging beku, tetapi kekurangan likuiditas uang tunai menghalangi saya. Sekarang, saya hanya bergantung pada makanan yang disediakan oleh lembaga PBB," tambahnya.

Akibat kerugian yang dialami al-Ejla, lebih dari 250 pekerjanya juga kehilangan satu-satunya sumber pendapatan mereka.

Karim Abu Salama, salah satu pekerja al-Ejla, mengatakan kepada The New Arab, "Saya merasa tertekan dengan situasi yang sedang kami alami saat ini. Setiap kali bertemu majikan saya, saya menangisi kondisinya, kondisi saya, dan kondisi semua penduduk Gaza karena kerugian yang kami tanggung setiap hari, bahkan tanpa tahu kapan perang ini akan berakhir."

Sameh Ajour, pemilik Ajour Trading and Industry Company, yang mengkhususkan diri dalam penjualan perkakas dan barang-barang rumah tangga, kehilangan sekitar 70 persen modal dan harta bendanya akibat pemboman Israel yang terus berlangsung.

"Kami kehilangan segalanya dalam perang ini [...] Saya menghabiskan lebih dari 40 tahun hidup saya membangun perusahaan saya, menentang semua kondisi politik dan ekonomi yang sulit di Jalur Gaza, tetapi sekarang saya tidak punya uang karena tentara mengebom semua yang saya miliki," kata ayah delapan anak berusia 69 tahun itu kepada TNA.

"Karena perang Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza, kami telah menderita banyak kerugian, tetapi kami [para pemilik bisnis] bekerja keras untuk mengganti kerugian tersebut melalui perdagangan dan bersikeras untuk menghidupkan kembali ekonomi negara kami, tetapi sekarang sebagian besar dari kami tidak punya uang atau bahkan kehidupan untuk membangun kembali dari awal lagi," kata pria itu.

Baca Juga: Apa Itu Asbes yang Bisa Menjadi Bom Waktu yang Mematikan di Gaza?

Perang Israel telah menghancurkan ekonomi Jalur Gaza, dan juga telah mendorong inflasi, tingkat kemiskinan dan pengangguran yang tinggi, dan telah mengakibatkan runtuhnya pendapatan lokal dan pembatasan keuangan. Hal ini telah melumpuhkan semua aspek kehidupan bagi rakyat Palestina, menurut UNCTAD.

UNCTAD menambahkan dalam laporan terbarunya bahwa "skala kehancuran ekonomi yang mengejutkan dan penurunan aktivitas ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya jauh melampaui dampak dari semua konfrontasi militer sebelumnya di Jalur tersebut sejak 2008."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Penghadangan Kapal Bantuan...
Penghadangan Kapal Bantuan Gaza Sebagai Pembajakan Filantropi Global, PFI Desak Pemerintah Bertindak
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Mengapa Batmobile Tumbler...
Mengapa Batmobile Tumbler Seharga Rp 53,5 Miliar Menjadi Mobil Terlangka di Dunia?
Sinyal Penarikan Dana...
Sinyal Penarikan Dana SAL dari Himbara Mencuat, Begini Pesan OJK
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved