Israel Padam Listrik setelah Serangan 220 Roket Hizbullah
Kamis, 03 Oktober 2024 - 21:04 WIB
loading...
Banyak roket yang ditembakkan dari Iran terlihat di atas Yerusalem, dilihat dari Hebron, Tepi Barat pada 1 Oktober 2024. Foto/Wisam Hashlamoun/Anadolu Agency
A
A
A
BEIRUT - Channel 12 Israel melaporkan listrik padam di kota-kota Galilea Atas di utara negara itu setelah roket yang diluncurkan Hizbullah dari Lebanon mendarat di daerah itu.
Tentara penjajah Israel mengumumkan mereka mengamati peluncuran "102 roket" pada malam hari Rabu (2/10/2024).
“Secara keseluruhan, sekitar 220 roket diluncurkan dari Lebanon ke Israel utara sejak Rabu pagi," klaim Channel 12.
Selain itu, Hizbullah mengumumkan mereka telah menghancurkan tiga tank Merkava Israel dengan peluru kendali.
Tank-tank itu bergerak maju menuju Maroun Al-Ras di Lebanon selatan pada saat itu.
Gerakan itu menambahkan pada Rabu malam bahwa para pejuangnya meledakkan alat peledak ketika infanteri Israel memasuki satu rumah di dekat Kfar Kila, menewaskan "sejumlah tentara pendudukan" dan melukai beberapa lainnya.
Pasukan invasi Israel juga menjadi sasaran di kebun buah Matala, seperti halnya helikopter yang terbang di atas permukiman Beit Hillel di Israel.
“Tentara pendudukan tidak mengumumkan jumlah korbannya,” papar juru bicara Hizbullah Muhammad Afifi kepada wartawan saat melakukan tur di pinggiran selatan Beirut.
Tentara penjajah Israel mengumumkan mereka mengamati peluncuran "102 roket" pada malam hari Rabu (2/10/2024).
“Secara keseluruhan, sekitar 220 roket diluncurkan dari Lebanon ke Israel utara sejak Rabu pagi," klaim Channel 12.
Selain itu, Hizbullah mengumumkan mereka telah menghancurkan tiga tank Merkava Israel dengan peluru kendali.
Tank-tank itu bergerak maju menuju Maroun Al-Ras di Lebanon selatan pada saat itu.
Gerakan itu menambahkan pada Rabu malam bahwa para pejuangnya meledakkan alat peledak ketika infanteri Israel memasuki satu rumah di dekat Kfar Kila, menewaskan "sejumlah tentara pendudukan" dan melukai beberapa lainnya.
Pasukan invasi Israel juga menjadi sasaran di kebun buah Matala, seperti halnya helikopter yang terbang di atas permukiman Beit Hillel di Israel.
“Tentara pendudukan tidak mengumumkan jumlah korbannya,” papar juru bicara Hizbullah Muhammad Afifi kepada wartawan saat melakukan tur di pinggiran selatan Beirut.
Lihat Juga :