Vladimir Putin Bakal Gunakan Senjata Nuklir, Ini Respons Bos NATO
Selasa, 01 Oktober 2024 - 13:15 WIB
loading...
A
A
A
"Apa yang telah kita lihat adalah pola retorika dan pesan nuklir Rusia yang sembrono, dan ini sesuai dengan pola tersebut," lanjut politisi Norwegia tersebut.
"Setiap kali kita meningkatkan dukungan kita dengan jenis senjata baru—tank tempur, tembakan jarak jauh atau F-16—Rusia telah mencoba mencegah kita," ujarnya.
Menurut Stoltenberg, karena Barat belum terhalang oleh pesan Rusia sejauh ini, pembaruan doktrin nuklir tidak boleh mencegah sekutu NATO untuk mendukung Ukraina.
Stoltenberg mengakui bahwa tidak ada "peluru ajaib" yang dapat mengubah dinamika medan perang di Ukraina. "NATO tidak dapat mengubah pikiran Putin tentang Ukraina," katanya.
"[Tetapi, saya pikir kita dapat mengubah kalkulasinya dengan membuat biaya untuk melanjutkan pertempuran menjadi terlalu tinggi," paparnya.
"Dalam perang, tidak ada pilihan yang bebas risiko," kata Stoltenberg, ketika ditanya apakah bantuan militer yang berkelanjutan ke Kyiv berisiko menimbulkan konfrontasi langsung dengan Rusia.
"Setiap kali kita meningkatkan dukungan kita dengan jenis senjata baru—tank tempur, tembakan jarak jauh atau F-16—Rusia telah mencoba mencegah kita," ujarnya.
Menurut Stoltenberg, karena Barat belum terhalang oleh pesan Rusia sejauh ini, pembaruan doktrin nuklir tidak boleh mencegah sekutu NATO untuk mendukung Ukraina.
Stoltenberg mengakui bahwa tidak ada "peluru ajaib" yang dapat mengubah dinamika medan perang di Ukraina. "NATO tidak dapat mengubah pikiran Putin tentang Ukraina," katanya.
"[Tetapi, saya pikir kita dapat mengubah kalkulasinya dengan membuat biaya untuk melanjutkan pertempuran menjadi terlalu tinggi," paparnya.
"Dalam perang, tidak ada pilihan yang bebas risiko," kata Stoltenberg, ketika ditanya apakah bantuan militer yang berkelanjutan ke Kyiv berisiko menimbulkan konfrontasi langsung dengan Rusia.
Lihat Juga :