Lebanon Memanas, AS Akan Tambah Pasukan di Timur Tengah

Minggu, 29 September 2024 - 18:15 WIB
loading...
A A A
Para pejabat AS mengatakan kepada jaringan tersebut bahwa Pentagon menganggap pasukan ini memadai untuk menghadapi tantangan potensial, tetapi dapat memperpanjang beberapa penempatan saat ini atau membuat penyesuaian dalam pertahanan udara dan kemampuan lainnya. AS juga siap mendukung evakuasi darurat warga sipil Amerika dari wilayah tersebut jika diperlukan, kata artikel tersebut.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat pada hari Sabtu setelah Israel melakukan serangan udara di kompleks Hizbullah di Beirut, menewaskan Nasrallah, pemimpin lama kelompok Islamis tersebut dan musuh bebuyutan negara Yahudi tersebut. Para pejabat di Yerusalem Barat juga mengklaim telah memusnahkan hampir semua pemimpin militer Hizbullah selama beberapa minggu terakhir.

Setelah pembunuhan Nasrallah, Hizbullah berjanji untuk melanjutkan "jihadnya dalam menghadapi musuh, untuk mendukung Gaza dan Palestina." Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei memperingatkan bahwa "darah martir tidak akan luput dari pembalasan."

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan siap untuk menangkal potensi pembalasan, dengan menempatkan militer dalam "siaga tinggi." Pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Washington Post bahwa pemerintahan Biden juga bersiap menghadapi eskalasi, seraya menambahkan bahwa "sulit untuk memprediksi apa yang mungkin terjadi dalam beberapa hari mendatang," dengan risiko utama adalah respons Iran terhadap pembunuhan tersebut.

Pejabat AS juga mengeluh bahwa mereka tidak mendapat peringatan sebelumnya dari Israel tentang rencananya untuk membunuh Nasrallah, dan bahwa mereka terkejut oleh dugaan operasi Israel untuk meledakkan pager dan radio portabel yang menewaskan dan melukai puluhan anggota Hizbullah awal bulan ini.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Korea Selatan vs Ceko:...
Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Berita Terkini
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved