Jerman: Serangan ke Lebanon Tak Akan Buat Israel Lebih Aman

Minggu, 29 September 2024 - 17:01 WIB
loading...
A A A
“Itulah sebabnya kami menyerukan gencatan senjata selama 21 hari di New York pada Kamis malam, bersama dengan Amerika, Prancis, dan juga beberapa negara Arab, untuk mencegah eskalasi lebih lanjut. Namun, yang terjadi sekarang justru sebaliknya."

Baerbock berpendapat bahwa "dari logika militer", serangan terhadap target teror di Lebanon dapat dianggap relevan, tetapi dari perspektif keamanan politik, serangan terbaru dapat menimbulkan risiko serius bagi Israel sendiri.

Menteri tersebut memperingatkan bahwa serangan ini juga dapat merusak tujuan yang dinyatakan pemerintah Netanyahu untuk memulihkan keamanan di Israel utara, dan memungkinkan kembalinya sekitar 80.000 warga Israel ke rumah mereka.

"Jika ini memicu konflik sekarang, 80.000 orang ini tidak akan dapat kembali ke rumah mereka, karena seluruh wilayah perbatasan akan menjadi lebih tidak aman," tegas Baerbock.

"Itulah sebabnya seruan saya di New York adalah, seperti rekan-rekan saya dari Amerika, Prancis, dan Saudi, kami membutuhkan gencatan senjata ini sekarang, dan kami akan terus bekerja keras untuk ini," tambahnya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Trump Tolak Seruan Netanyahu...
Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Helikopternya Jatuh,...
Helikopternya Jatuh, Komandan Angkatan Laut AS Tewas di Laut Arab
Bersejarah! Prancis...
Bersejarah! Prancis dan Suriah Sepakat Buka Kedutaan Lagi setelah 14 Tahun
Rekomendasi
Pelatih Spanyol Pilih...
Pelatih Spanyol Pilih Hati-hati Tanggapi Kontroversi Wasit Piala Dunia 2026
Spanyol Lolos ke Semifinal...
Spanyol Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Belgia 2-1
Keistimewaan Muharram,...
Keistimewaan Muharram, Dijuluki Sebagai Bulannya Allah
Berita Terkini
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Infografis
50.000 Tentara Israel...
50.000 Tentara Israel Tak Mampu Rebut Satu Desa Pun di Lebanon
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved