AS Ingin Cegah Israel dan Hizbullah Perang Habis-habisan
Senin, 23 September 2024 - 08:11 WIB
loading...
Amerika Serikat ingin mencegah ketegangan antara Israel dan Hizbullah berubah menjadi perang habis-habisan di Timur Tengah. Foto/AP Photo/Gil Nechushtan
A
A
A
WASHINGTON - Gedung Putih mengatakan pemerintah Amerika Serikat (AS) sedang berupaya untuk mencegah ketegangan antara Israel dan Hizbullah Lebanon berubah menjadi perang habis-habisan di Timur Tengah.
"Pemerintahan [Presiden Joe] Biden melakukan segala yang kami bisa," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby kepada pembawa acara "This Week" ABC News, George Stephanopoulos pada hari Minggu (22/9/2024).
"Mencoba mencegah ini menjadi perang habis-habisan di sana dengan Hizbullah di seberang perbatasan Lebanon," lanjut Kirby.
Militer Israel dan kelompok Hizbullah yang didukung Iran saling tembak pada Minggu pagi.
Baca Juga: Israel dan Hizbullah Saling Serang Ratusan Rudal, di Ambang Perang Habis-habisan
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa Hizbullah meluncurkan 150 roket ke Israel, menjangkau lebih dalam ke negara Yahudi itu daripada banyak serangan sebelumnya.
Sebagai respons, kata IDF, pihaknya menyerang target Hizbullah di Lebanon. IDF menyerang 400 target sejak hari Sabtu dan mengatakan bahwa serangan tersebut akan semakin intensif.
"Pemerintahan [Presiden Joe] Biden melakukan segala yang kami bisa," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby kepada pembawa acara "This Week" ABC News, George Stephanopoulos pada hari Minggu (22/9/2024).
"Mencoba mencegah ini menjadi perang habis-habisan di sana dengan Hizbullah di seberang perbatasan Lebanon," lanjut Kirby.
Militer Israel dan kelompok Hizbullah yang didukung Iran saling tembak pada Minggu pagi.
Baca Juga: Israel dan Hizbullah Saling Serang Ratusan Rudal, di Ambang Perang Habis-habisan
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa Hizbullah meluncurkan 150 roket ke Israel, menjangkau lebih dalam ke negara Yahudi itu daripada banyak serangan sebelumnya.
Sebagai respons, kata IDF, pihaknya menyerang target Hizbullah di Lebanon. IDF menyerang 400 target sejak hari Sabtu dan mengatakan bahwa serangan tersebut akan semakin intensif.
Lihat Juga :