Rusia Tolak Berdamai dengan Ukraina, Berikut 3 Alasannya

Minggu, 22 September 2024 - 23:55 WIB
loading...
Rusia Tolak Berdamai...
Rusia menolak berdamai dengan Ukraina. Foto/AP
A A A
MOSKOW - Rusia tidak berencana untuk menghadiri “pertemuan puncak perdamaian” kedua yang dipromosikan Ukraina akhir tahun ini.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova mengatakan bahwa acara tersebut akan didasarkan pada “formula perdamaian” Vladimir Zelensky dan berusaha untuk memberikan ultimatum kepada Moskow.

Pada hari Jumat, Zelensky mendesak Barat untuk mendukung Ukraina sebanyak mungkin dalam menyelenggarakan pertemuan tersebut, untuk mengakhiri konflik secara definitif pada tahun 2024. Pemimpin Ukraina sebelumnya mengatakan bahwa ia ingin Rusia berada “di meja perundingan,” mengingat sebagian besar masyarakat internasional mendukung gagasan ini. Pada akhir Agustus, ia juga menyarankan agar India, yang telah memposisikan dirinya sebagai negara netral, dapat menjadi tuan rumah pertemuan puncak tersebut.

Rusia Tolak Berdamai dengan Ukraina, Berikut 3 Alasannya

1. Ukraina Adalah Boneka Barat

Namun, Zakharova menolak gagasan acara tersebut. "Proses ini sendiri tidak ada hubungannya dengan penyelesaian [konflik]," katanya, menyebutnya sebagai "penipuan oleh Anglo-Saxon dan boneka Ukraina mereka," katanya kepada wartawan pada hari Sabtu.

"Apa yang disebut pertemuan puncak kedua memiliki tujuan yang sama - untuk mendorong 'formula Zelensky' yang sama sekali tidak dapat dilaksanakan sebagai dasar yang tidak kenal kompromi untuk penyelesaian konflik, untuk mendapatkan dukungan mayoritas global, dan atas namanya untuk memberi Rusia ultimatum untuk menyerah. Kami tidak akan berpartisipasi dalam 'pertemuan puncak' seperti itu."

2. Ukraina Harus Menarik Pasukannya dari Donbass

Juru bicara itu menekankan bahwa Rusia tidak menolak gagasan solusi diplomatik dan siap untuk membahas "proposal yang benar-benar serius yang mempertimbangkan situasi di lapangan" dan persyaratan untuk pembicaraan yang diajukan oleh Presiden Vladimir Putin pada bulan Juni.

Pemimpin Rusia itu mengatakan bahwa Moskow akan segera memulai negosiasi begitu Kiev mulai menarik pasukan dari Donbass Rusia, serta Wilayah Kherson dan Zaporozhye dan berkomitmen pada netralitas, demiliterisasi, dan denazifikasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Trump: Jika Bukan karena...
Trump: Jika Bukan karena Saya, Israel Sudah Tak Ada saat Ini
Rekomendasi
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Nina Zatulini dan Natasha...
Nina Zatulini dan Natasha Rizky Belajar Bahasa Inggris di Usia 30-an, Netizen Salut
Berita Terkini
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved