Serangan Bom Pager di Lebanon Sudah Direncanakan Israel Selama 15 Tahun
Jum'at, 20 September 2024 - 16:15 WIB
loading...
A
A
A
Laporan ABC News menyatakan BAC Consulting, firma yang berbasis di Hungaria yang disubkontrakkan oleh produsen elektronik Taiwan Gold Apollo untuk memproduksi pager bagi Hizbullah, adalah kedok Israel.
Perangkat tersebut tidak pernah berada di Hungaria dan BAC adalah "perantara perdagangan, tanpa lokasi manufaktur atau operasional" di negara tersebut, menurut juru bicara pemerintah kepada outlet tersebut.
Pemerintah Taiwan telah menjauhkan pulau China yang diperintah sendiri itu dari gelombang kekerasan di Lebanon.
"Komponen-komponennya (terutama) IC (sirkuit terpadu) kelas bawah dan baterai," ungkap Menteri Ekonomi Taiwan Kuo Jyh-huei kepada wartawan pada Jumat, seperti dikutip Reuters.
Dia menegaskan, "Saya dapat mengatakan dengan pasti bahwa komponen-komponen itu tidak dibuat di Taiwan."
Pemerintah Lebanon dan pimpinan Hizbullah telah menyalahkan Israel atas insiden tersebut dan telah menyatakan Beirut sekarang dalam keadaan perang dengan tetangganya.
Pasukan Pertahanan Israel mengintensifkan serangan lintas perbatasan pada Kamis, yang menurut para pengamat dapat menjadi awal dari invasi darat besar-besaran.
Perangkat tersebut tidak pernah berada di Hungaria dan BAC adalah "perantara perdagangan, tanpa lokasi manufaktur atau operasional" di negara tersebut, menurut juru bicara pemerintah kepada outlet tersebut.
Pemerintah Taiwan telah menjauhkan pulau China yang diperintah sendiri itu dari gelombang kekerasan di Lebanon.
"Komponen-komponennya (terutama) IC (sirkuit terpadu) kelas bawah dan baterai," ungkap Menteri Ekonomi Taiwan Kuo Jyh-huei kepada wartawan pada Jumat, seperti dikutip Reuters.
Dia menegaskan, "Saya dapat mengatakan dengan pasti bahwa komponen-komponen itu tidak dibuat di Taiwan."
Pemerintah Lebanon dan pimpinan Hizbullah telah menyalahkan Israel atas insiden tersebut dan telah menyatakan Beirut sekarang dalam keadaan perang dengan tetangganya.
Pasukan Pertahanan Israel mengintensifkan serangan lintas perbatasan pada Kamis, yang menurut para pengamat dapat menjadi awal dari invasi darat besar-besaran.
Lihat Juga :