Diduga Dikerjai Rusia, Drone Global Hawk AS Bermasalah saat Operasi di Negara NATO
Jum'at, 20 September 2024 - 11:19 WIB
loading...
A
A
A
Setelah aktivitas jalur penerbangannya yang kacau, pesawat nirawak tersebut berhasil mendarat di pangkalan Sigonella di Italia, menurut outlet spesialis militer Defense Mirror, yang dikutip Newsweek, Jumat (20/9/2024).
Selama misi pengintaian, RQ-4B Global Hawk mengirimkan kode-kode berisik termasuk 7400, yang menunjukkan bahwa kendali antara pesawat nirawak tersebut dan operator daratnya hilang.
Menurut laporan Defense Mirror, tujuan dari dugaan gangguan elektronik Moskow tersebut adalah untuk mengusir misi pengintaian RQ-4B Global Hawk dari perbatasan barat laut Rusia.
"Drone mata-mata itu tanpa lelah berputar-putar di sepanjang perbatasan Federasi Rusia dari wilayah Leningrad ke Pskov. Kemudian, tiba-tiba memberi sinyal bahwa ia telah kehilangan kontak dengan operator dan bermanuver secara kacau untuk sementara waktu," imbuh laporan Baltic Sentinel.
Misi RQ-4B Global Hawk adalah untuk memberikan spektrum luas kemampuan pengumpulan ISR untuk mendukung pasukan tempur gabungan dalam operasi masa damai, kontingensi, dan masa perang di seluruh dunia.
Menurut Angkatan Udara Amerika, drone mata-mata itu telah dikerahkan secara operasional untuk mendukung operasi kontingensi di luar negeri sejak November 2001.
Selama misi pengintaian, RQ-4B Global Hawk mengirimkan kode-kode berisik termasuk 7400, yang menunjukkan bahwa kendali antara pesawat nirawak tersebut dan operator daratnya hilang.
Menurut laporan Defense Mirror, tujuan dari dugaan gangguan elektronik Moskow tersebut adalah untuk mengusir misi pengintaian RQ-4B Global Hawk dari perbatasan barat laut Rusia.
"Drone mata-mata itu tanpa lelah berputar-putar di sepanjang perbatasan Federasi Rusia dari wilayah Leningrad ke Pskov. Kemudian, tiba-tiba memberi sinyal bahwa ia telah kehilangan kontak dengan operator dan bermanuver secara kacau untuk sementara waktu," imbuh laporan Baltic Sentinel.
Misi RQ-4B Global Hawk adalah untuk memberikan spektrum luas kemampuan pengumpulan ISR untuk mendukung pasukan tempur gabungan dalam operasi masa damai, kontingensi, dan masa perang di seluruh dunia.
Menurut Angkatan Udara Amerika, drone mata-mata itu telah dikerahkan secara operasional untuk mendukung operasi kontingensi di luar negeri sejak November 2001.
Lihat Juga :