Di DK PBB, RI Dorong Dimulai Kembali Pembicaraan Palestina-Israel
Kamis, 27 Agustus 2020 - 15:50 WIB
loading...
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi menuturkan di pertemuan DK PBB Indonesia mendorong kembali dimulainya proses negosiasi antara Israel dan Palestina. Foto/Kemlu RI
A
A
A
JAKARTA - Indonesia mendorong kembali dimulainya proses negosiasi antara Israel dan Palestina dalam pertemuan membahas perkembangan situasi Timur Tengah di Dewan Keamanan (DK) PBB . Pertemuan yang berlangsung kemarin itu, juga dipimpin oleh Indonesia, yang saat ini menjabat sebagai Presiden DK PBB.
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan dalam pertemuan tersebut Indonesia terus mendorong masyarakat internasional untuk terus menolak aneksasi illegal terhadap Palestina. ( Baca juga: Amalan dan Cara Sedekahnya Kaum Perempuan )
"Dalam pertemuan tersebut, Indonesia mendorong dimulainya kembali proses diplomasi dan negosiasi, khususnya antar pihak terkait di kawasan," ucap Retno, saat menggelar konferensi pers virtual pada Kamis (27/8/2020).
"Kita juga garisbawahi bahwa hal terpenting bagi Palestina adalah solusi yang adil, damai dan komprehensif," sambungnya. Retno mengaku senang karena suara Indonesia tersebut didukung oleh mayoritas negara anggota DK PBB. ( Baca juga: DKI Usul ke Menteri PUPR, Satu Ruas Jalan Tol Kebon Nanas-Priok Khusus Peseped a)
Retno menambahkan bahwa dalam pertemuan yang sam, para anggota DK PBB turut mendukung penyelesaian konflik Israel–Palestina berdasarkan solusi dua negara dan parameter internasional yang berlaku.
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan dalam pertemuan tersebut Indonesia terus mendorong masyarakat internasional untuk terus menolak aneksasi illegal terhadap Palestina. ( Baca juga: Amalan dan Cara Sedekahnya Kaum Perempuan )
"Dalam pertemuan tersebut, Indonesia mendorong dimulainya kembali proses diplomasi dan negosiasi, khususnya antar pihak terkait di kawasan," ucap Retno, saat menggelar konferensi pers virtual pada Kamis (27/8/2020).
"Kita juga garisbawahi bahwa hal terpenting bagi Palestina adalah solusi yang adil, damai dan komprehensif," sambungnya. Retno mengaku senang karena suara Indonesia tersebut didukung oleh mayoritas negara anggota DK PBB. ( Baca juga: DKI Usul ke Menteri PUPR, Satu Ruas Jalan Tol Kebon Nanas-Priok Khusus Peseped a)
Retno menambahkan bahwa dalam pertemuan yang sam, para anggota DK PBB turut mendukung penyelesaian konflik Israel–Palestina berdasarkan solusi dua negara dan parameter internasional yang berlaku.
(esn)
Lihat Juga :