Rusia: Serangan Pager Bertujuan untuk Ciptakan Perang Besar di Timur Tengah

Rabu, 18 September 2024 - 20:33 WIB
loading...
Rusia: Serangan Pager...
Rusia menyebut serangan pager bertujuan ciptakan perang besar di Timur Tengah. Foto/AP
A A A
BEIRUT - Rusia mengatakan bahwa serangan pager Hizbullah yang dilakukan Israel bertujuan untuk memprovokasi perang besar di Timur Tengah.

"Kami menganggap apa yang terjadi sebagai tindakan perang hibrida lainnya terhadap Lebanon, yang telah melukai ribuan orang tak berdosa," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam sebuah pernyataan, dilansir Al Jazeera.

"Tampaknya para penyelenggara serangan berteknologi tinggi ini sengaja berupaya memicu konfrontasi bersenjata berskala besar untuk memprovokasi perang besar di Timur Tengah."

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia tersebut mengatakan serangan hari Selasa di Lebanon yang "bersahabat" "merupakan tantangan serius terhadap hukum internasional".

Maria Zakharova menambahkan "para penyelenggara serangan berteknologi tinggi ini sengaja berupaya mengobarkan konfrontasi bersenjata berskala besar untuk memprovokasi perang besar di Timur Tengah".

Baca Juga: Iran Tuding Israel Melakukan Pembunuhan Massal dengan Meledakkan Pager Hizbullah

Di tempat lain, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menyatakan kesedihannya atas serangan itu selama panggilan telepon dengan Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati, menurut kantor berita milik pemerintah Turki, Anadolu.

Wakil Perdana Menteri Irlandia mengatakan bahwa ia menganggap ledakan itu sebagai pelanggaran Konvensi Jenewa.

"Ini adalah bentuk peperangan baru, saya pikir kita harus sangat khawatir dan prihatin tentang hal itu dan masyarakat internasional perlu merenungkan sifat serangan itu," kata Micheál Martin kepada wartawan di Dublin.

Seperti yang baru saja dilaporkan BBC, pager jauh lebih sulit dilacak daripada telepon seluler.

Sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Hizbullah, sejak tahun lalu, mulai curiga bahwa Israel melacak telepon mereka.

Jadi pada bulan Februari tahun ini, para pejuang dilarang menggunakan telepon mereka saat mereka melakukan operasi.

Politisi senior Hizbullah juga menghindari membawa telepon ke pertemuan, dan pemimpin kelompok itu memperingatkan bahwa telepon lebih berbahaya daripada mata-mata Israel.

Dalam pidato yang disiarkan di televisi, Hassan Nasrallah meminta para pendukungnya untuk merusak, mengubur, atau mengunci telepon mereka di dalam kotak besi.

Sebaliknya, mereka memutuskan untuk menggunakan pager. Namun, seorang analis mengatakan peringatan telepon seluler Hizbullah kepada para pendukungnya terlalu terbuka.

"Hizbullah pada dasarnya menyiarkan ke seluruh dunia bahwa mereka akan beralih dari telepon seluler ke pager," kata Joseph Steinberg, penulis Cybersecurity for Dummies, kepada Reuters.

"Anda pada dasarnya memberi tahu musuh dan musuh lainnya, yang banyak dimiliki Hizbullah, jenis teknologi apa yang ingin Anda peroleh."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Kabar Baik! 2 Kapal...
Kabar Baik! 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kondisi Roy Suryo dan...
Kondisi Roy Suryo dan Dokter Tifa Belum Pulih, Refly Harun Ungkap Penyebabnya
Spesial, Investor Patriot...
Spesial, Investor Patriot Bond Dilindungi dari Tuntutan Pidana hingga Pajak
Berita Terkini
Jenderal Iran Peringatkan...
Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Iran Jawab Ancaman Trump:...
Iran Jawab Ancaman Trump: AS Sebaiknya Berhati-hati!
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved